Atasi Kelangkaan, Polres Kepulauan Meranti Telah Salurkan 25 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah

Rabu, 27 Agustus 2025

MERANTI -- Polres Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Perum Bulog Bengkalis telah mendistribusikan total 25 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dalam upaya membantu masyarakat menghadapi kelangkaan beras.

Gerakan pangan murah ini merupakan respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait terbatasnya stok beras dalam beberapa minggu terakhir.

"Melalui gerakan pangan murah ini, kami sudah ikut membantu sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait kelangkaan beras," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Rabu (27/8/2025).

Kapolres menambahkan bahwa distribusi beras ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, karena beras dijual dengan harga terjangkau sesuai standar Bulog, yaitu Rp13.000 per kilogram atau Rp65.000 per karung 5 kilogram.

Total 25 ton beras SPHP telah didistribusikan Polres Kepulauan Meranti melalui lima Polsek, dengan rincian: Polsek Tebingtinggi 9,5 ton, Polsek Tebingtinggi Barat 6,5 ton, Polsek Merbau menyalurkan 5 ton, Polsek Rangsang Barat 1,5 ton, dan Polsek Rangsang 2,5 ton.

AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Perum Bulog Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memastikan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah.

"Kegiatan ini direncanakan terus berlangsung. Minggu depan akan kami salurkan lagi untuk menjangkau ke wilayah, terutama bagi wilayah yang belum didistribusikan," pungkasnya. (red)