
PADANG PANJANG – Innailaihi wainnailaihi roziun, Dua orang sopir travel asal Kota Payakumbuh yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak oleh keluarga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang kawasan Jembatan Kembar, Padang Panjang, pada Sabtu (29/11/2025).
Kedua korban, Gusrial alias Ujang (37) dan Angger Raja Prakarsa (25), ditemukan di dalam mobil mereka yang tertimbun material longsor di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sejak beberapa hari terakhir akhirnya berhasil menemukan kendaraan yang terkubur di antara tumpukan tanah, batu, dan kayu.
Setelah dievakuasi, jenazah kedua sopir tersebut langsung dibawa ke RSUD Padang Panjang, di mana pihak keluarga sudah menunggu dengan penuh harap dan cemas.
Tangis pecah saat keluarga menerima kepastian bahwa dua anggota keluarga mereka tidak lagi bernyawa. Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman korban di Kota Payakumbuh.
Jenazah Angger Raja Prakarsa (25) tiba lebih dahulu dan langsung disambut isak tangis keluarga serta warga sekitar di kawasan Sungai Durian. Banyak yang tidak menyangka bahwa kepergian Angger untuk bekerja justru menjadi perjalanan terakhirnya.
“Semoga keluarga diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” ujar salah satu kerabat yang turut menyambut jenazah. Sementara itu, jenazah Gusrial alias Ujang (37) juga dijadwalkan akan dipulangkan ke rumah duka di Payakumbuh untuk dimakamkan secara layak sesuai permintaan keluarga.
Bencana yang terjadi di Jembatan Kembar Padang Panjang ini menimbulkan dampak serius, tidak hanya merusak akses jalan utama Padang–Bukittinggi, tetapi juga menelan korban jiwa yang kini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Sumatera Barat.
Tim penyelamat masih terus melakukan penyisiran di lokasi banjir bandang dan longsor untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan. (***)