
Kementerian P2MI berikan pengarahan kepada PMI deportasi dipelabuhan Dumai
DUMAI — Dugaan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali mengguncang Kota Dumai. Informasi terbaru yang masuk ke redaksi menyebutkan bahwa kota pelabuhan ini diduga kuat menjadi jalur strategis perekrutan dan pengiriman pekerja migran ilegal ke luar negeri.
Sumber internal menyatakan bahwa jaringan pelaku di Dumai aktif menargetkan warga lokal dan pendatang, menawarkan pekerjaan bergaji tinggi tanpa prosedur resmi (permit kerja atau visa dan dokumen lainnya) lebih mengejutkan, terdapat indikasi adanya kemudahan pembuatan paspor yang diduga melibatkan oknum tertentu di lingkungan keimigrasian.
Tim media mencoba mengonfirmasi kabar tersebut, dan pihak penyidik Mabes Polri membenarkan bahwa kasus ini sudah masuk penyelidikan resmi. terduga telah masuk radar dan sedang diperdalam keterkaitannya dengan jaringan TPPO.
“Betul, data beberapa nama sudah kami kantongi, proses penyidikan sedang berjalan,” ujar penyidik Mabes Polri dalam konfirmasi singkat.
Pemerintah pusat saat ini tengah meningkatkan operasi pemberantasan TPPO secara Nasional, menyusul laporan meningkatnya mobilisasi pekerja migran ilegal lewat jalur laut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih terus menghimpun informasi dan menelusuri dugaan keterlibatan oknum lain yang diduga memuluskan proses keberangkatan para korban.
Redaksi akan terus memperbarui informasi ini begitu perkembangan terbaru diterima.