Bangun simpul politik, Hasrizal kunjungi Dato' Timo Kipda

Selasa, 02 Desember 2025

Hasrizal - Timo Kipda

DUMAI— Kediaman Dato’ Timo Kipda Ketua DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam) Kota Dumai sekaligus tokoh budaya yang berpengaruh di kota ini, menjadi sorotan publik setelah menerima kunjungan dari Hasrizal, anggota DPRD Dumai 5 periode, pada Senin sore. Pertemuan hangat tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai isyarat awal menjelang Pilkada Dumai 2029.

Hasrizal disambut dengan penuh keakraban oleh Dato’ Timo, yang dikenal sebagai figur pemersatu masyarakat dan pemimpin yang dekat dengan komunitas akar rumput. Pertemuan keduanya menimbulkan berbagai tafsir politik, terutama karena berada di tahun-tahun awal menuju kontestasi Pilkada mendatang.

Dalam diskusi santai yang berlangsung hampir dua jam, keduanya membahas pembangunan kota, peran kebudayaan Melayu, serta arah perubahan yang diinginkan masyarakat.

Dato’ Timo berbicara terbuka mengenai perlunya kepemimpinan yang kuat dan memiliki rekam jejak nyata. “Menjelang 2029, Dumai membutuhkan figur yang matang, yang paham kondisi lapangan, dan yang dekat dengan rakyat. Saya melihat energi itu ada pada tokoh-tokoh yang punya pengalaman panjang seperti Pak Hasrizal,” ujar Dato’ Timo.

Pernyataan tersebut dianggap banyak pihak sebagai sinyal dukungan moral terhadap perjalanan politik Hasrizal.

Hasrizal sendiri, meski tidak menyatakan pencalonan, memberikan respons penuh kehati-hatian namun bermakna: Saya datang untuk mendengar dan menyerap aspirasi. Jika masyarakat menginginkan perubahan, saya siap berdiskusi lebih jauh. Pilkada 2029 bukan tentang siapa yang maju, tapi tentang siapa yang mampu bekerja untuk Dumai,” katanya.

Pertemuan Ini Tidak Bisa Dibaca Sebagai Silaturahmi Biasa

Penggiat Media Sosial, Andi Irwandi menilai pertemuan tersebut merupakan langkah awal konsolidasi politik yang lebih halus dan elegan.

“Silaturahmi ini terjadi pada momentum yang pas. Publik tentu akan menghubungkannya dengan kepemipinan kedepan dan menurut kami, itu wajar. Dumai butuh tokoh kuat dan berkomitmen seperti bang Hasrizal,” ujar Andi.

Dato’ Timo menutup pertemuan dengan pesan yang menggugah: “Pemimpin itu lahir dari ketulusan dan pengabdian. Jika Dumai diberikan pilihan terbaik pada 2029, maka masa depan kita jauh lebih cerah.”

Pertemuan ini pun dianggap sebagai salah satu momen yang menandai dimulainya dinamika politik menuju Pilkada Dumai 2029, di mana tokoh-tokoh berpengaruh mulai memperkuat jalinan komunikasi dan merumuskan arah perubahan kota Dumai. (Ombel)