Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Pembumian HAM di Enam Provinsi Tanah Papua

Senin, 19 Januari 2026

Menteri HAM RI : Natalius Pigai

JAYAPURA — Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua, Senin (19/1). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan audiensi serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian HAM RI dan Universitas Cenderawasih.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri HAM menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kesadaran hak asasi manusia dari kawasan timur Indonesia, khususnya di Tanah Papua. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas pendidikan dan pemahaman HAM secara berkelanjutan.

“Kami ingin membumikan hak asasi manusia di seluruh Tanah Papua. Yang dimaksud Tanah Papua adalah enam provinsi. Minimal, kita membangun kesadaran HAM, pendidikan HAM, dan pengetahuan HAM bagi seluruh rakyat Papua,” ujar Natalius Pigai.

Ia juga menekankan pentingnya peran akademisi dan institusi pendidikan tinggi dalam memperkuat nilai-nilai HAM di tengah masyarakat. Menurutnya, Pusat Studi HAM Universitas Cenderawasih harus didorong agar semakin eksis dan berperan aktif, tidak hanya untuk Papua, tetapi juga sebagai rujukan wilayah timur Indonesia.

“Kami mendorong Pusat Studi HAM Universitas Cenderawasih ini menjadi lebih eksis, karena potensinya sangat besar untuk menangani dan mengembangkan kajian HAM di kawasan timur Indonesia, termasuk Maluku dan Maluku Utara,” tambahnya.

Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama jangka panjang dalam bidang pendidikan, penelitian, advokasi, dan penguatan kapasitas HAM, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di wilayah timur Indonesia. (*)