Dermaga Peranggas Memprihatinkan, Anggota DPRD Meranti Minta Perhatian Serius Pemerintah

Selasa, 20 Januari 2026

MERANTI -- Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Sopandi SSos, menyoroti serius kondisi Dermaga Peranggas di Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, yang dinilainya kian memprihatinkan. Infrastruktur transportasi laut tersebut disebut sudah lama terbengkalai dan tidak lagi memenuhi standar keamanan bagi masyarakat.

Sopandi menilai, dermaga yang telah berusia puluhan tahun itu kini berada dalam kondisi darurat. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan rusak, sehingga tidak layak lagi digunakan sebagai tempat sandar kapal maupun aktivitas naik turun penumpang.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, keberadaan Dermaga Peranggas memiliki peran strategis bagi masyarakat Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Dermaga ini selama ini menjadi jalur utama penghubung menuju Selatpanjang, sekaligus penopang distribusi hasil pertanian dan perikanan warga.

"Keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bangunan lama sejak masih era Bengkalis, dan sekarang banyak bagian yang rusak. Pemerintah harus segera turun tangan,” ujar Sopandi, Ahad (18/1).

Ia menegaskan, pemerintah kabupaten tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Menurutnya, diperlukan sinergi dengan pemerintah provinsi agar pembangunan pelabuhan atau dermaga baru dapat segera direalisasikan.

Sopandi juga mengingatkan bahwa dermaga tersebut bukan hanya fasilitas lokal, melainkan bagian penting dari sistem konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jasa transportasi laut.