
MERANTI – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Sopandi, mendampingi Wakil Bupati Meranti, Muzamil Baharudin, dalam pertemuan bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (12/2) lalu.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menyampaikan usulan program prioritas sektor pertanian.
Delegasi Pemkab Meranti dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muzamil Baharudin dan turut dihadiri Sopandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Randolph W. Hutauruk, Kepala Dinas Pertanian Ifwandi, serta Kepala Dinas PUPR Rahmat Kurnia.
Audiensi difokuskan pada percepatan penguatan ketahanan pangan, khususnya di subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.
Selain itu, Pemkab Meranti juga menyampaikan usulan program prioritas daerah tahun 2027, termasuk dukungan sarana dan prasarana pertanian dari hulu hingga hilir. Pengembangan komoditas unggulan lokal seperti sagu, kopi, kelapa, dan karet menjadi salah satu fokus utama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Muzamil turut memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Meranti, di antaranya keterbatasan infrastruktur dan logistik, konflik pemanfaatan lahan, kekurangan SDM pertanian, serta keterbatasan anggaran daerah.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Meranti untuk terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian melalui penguatan sektor hulu hingga hilir dengan dukungan pemerintah pusat.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dalam Program Strategis Nasional, seperti Makan Bergizi Gratis.
Menteri Pertanian RI menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat sektor pertanian yang berkelanjutan.
Sementara itu, Sopandi mewakili Komisi II DPRD turut menyampaikan usulan penguatan sektor pertanian melalui pembangunan SMK Pertanian di Meranti.
Menurutnya, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan, Meranti membutuhkan inovasi dan peningkatan kapasitas SDM petani. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan jalan produksi untuk kawasan perkebunan, selain jalan usaha tani, hingga penguatan hilirisasi komoditas unggulan seperti sagu.