GEKIRA Dumai Komitmen Kawal Program Presiden Prabowo, Serukan Persatuan di Momentum Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026

Foto : Ketua PC GEKIRA Kota Dumai, Monang Maradongan Simanungkalit.

DUMAI — Dalam suasana penuh kehangatan Idulfitri, Pimpinan Cabang Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Kota Dumai menyampaikan pesan persaudaraan lintas iman yang kuat dan menyentuh.

“Kepada saudara-saudara Muslim kami GEKIRA DPC Kota Dumai mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan, persatuan, dan toleransi antarumat beragama di negeri ini semakin kokoh,” ujar Ketua PC GEKIRA Kota Dumai, Monang Maradongan Simanungkalit.

Di tengah momentum suci tersebut, GEKIRA Dumai juga menegaskan tekadnya untuk berdiri di garis depan dalam mengawal dan memastikan keberhasilan program-program strategis Presiden Prabowo Subianto.

GEKIRA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra hadir bukan sekadar simbol, melainkan sebagai kekuatan nyata yang memperjuangkan keadilan, kesetaraan umat beragama, serta mempererat persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Saat ini, kepemimpinan GEKIRA berada di bawah Ketua Umum Nikson Silalahi dengan Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Dewan Pembina.

Didampingi Benget Pasaribu dan Hendrik Sinaga, Monang menegaskan bahwa GEKIRA Kota Dumai tidak akan tinggal diam, melainkan aktif bergerak mengawal arah pembangunan nasional sesuai cita-cita besar Presiden.

“Ini bukan sekadar dukungan, ini adalah komitmen. GEKIRA Dumai harus hadir, bekerja, dan memastikan program-program strategis benar-benar dirasakan rakyat,” tegasnya.

Sejumlah program prioritas menjadi fokus utama, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ketahanan pangan, hingga Sekolah Rakyat, semuanya menjadi bagian dari upaya besar menuju Indonesia Emas 2045.

Program MBG, lanjutnya, bukan sekadar kebijakan, melainkan investasi masa depan bangsa, membangun generasi yang sehat, kuat, dan cerdas secara fisik maupun kognitif.

GEKIRA Kota Dumai pun berkomitmen memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran, menjangkau seluruh sekolah tanpa terkecuali, termasuk sekolah-sekolah yang dikelola oleh umat Kristiani.

Di akhir pernyataannya, Monang mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal setiap pelaksanaan program-program astacita khususnya di Kota Dumai ini.

“Jika ada yang tidak sesuai, jangan diam. Laporkan. Kita ingin program ini berjalan bersih, tepat sasaran dan benar-benar untuk masa depan anak-anak Indonesia,” ucap Monang.