
MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Rabu (3/6), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopda Andri Winaryo, bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir.
Patroli menyasar sejumlah area yang berpotensi mengalami kebakaran, terutama lahan-lahan yang rentan saat musim kemarau. Selain memantau kondisi wilayah, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan serta dapat merugikan lingkungan dan masyarakat," kata Kopda Andri Winaryo.
Menurut dia, patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah munculnya titik api di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan maupun titik api di wilayah Desa Sendaur.
Patroli berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Aparat berharap sinergi antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga potensi karhutla di wilayah Kepulauan Meranti dapat dicegah sejak dini.