
PEKANBARU -- DV membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas ilegal logging di Kabupaten Pelalawan maupun Siak Kecil.
Bantahan itu disampaikan menyusul beredarnya pemberitaan salah satu media daring yang mengaitkan dirinya dengan kasus penangkapan dua truk bermuatan kayu ilegal di Pelalawan.
Pemberitaan yang terbit pada Jumat, 5 Juni 2026, berjudul "Di Balik Penangkapan Dua Truk Kayu Ilegal di Pelalawan, Muncul Dugaan Keterlibatan Oknum Berinisial DV".
Menurut DV, informasi yang disajikan dalam berita tersebut tidak sesuai dengan fakta dan diterbitkan tanpa melakukan konfirmasi kepadanya terlebih dahulu.
"Saya tidak pernah melakukan aktivitas yang dituduhkan itu. Bahkan saya disebut sebagai dalang di balik penangkapan dua truk kayu mahang di Pelalawan. Jangan membuat berita yang belum terkonfirmasi," kata DV kepada wartawan, Jumat (5/6).
DV menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan penangkapan kayu yang terjadi di Pelalawan. Ia juga membantah tuduhan yang mengaitkannya dengan aktivitas ilegal logging di wilayah Siak Kecil.
Menurut dia, tuduhan tersebut hanya berdasarkan narasi sepihak tanpa didukung bukti yang jelas.
"Saya juga dituduh melakukan aktivitas ilegal logging di Siak Kecil. Padahal lokasi Siak Kecil saja saya tidak tahu. Kalau memang ada tuduhan seperti itu, mari sama-sama dibuktikan siapa pemilik kayu yang sebenarnya," ujarnya.
Ia meminta persoalan tersebut dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menurutnya, aparat penegak hukum dapat menelusuri pihak yang memiliki kayu maupun pihak yang melakukan penangkapan.
"Coba cek di Polsek Bunut, siapa pemilik kayunya dan siapa yang melakukan penangkapan," kata DV.
Sejumlah pihak kemudian melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar. Berdasarkan keterangan beberapa warga yang dikonfirmasi di wilayah Siak Kecil, mereka mengaku tidak mengetahui adanya keterlibatan oknum Kodam berinisial DV dalam aktivitas ilegal logging di daerah tersebut.
"Setahu saya tidak ada orang Kodam yang bermain kayu di sini. Kalau ada aktivitas kayu, biasanya dilakukan warga setempat untuk kebutuhan pembangunan rumah di sekitar desa," kata Andi, warga Siak Kecil, Jumat, 5 Juni 2026. desa," kata Andi, warga Siak Kecil, Jumat, 5 Juni 2026. desa," kata Andi, warga Siak Kecil, Jumat, 5 Juni 2026. aktivitas yang dituduhkan itu. Bahkan saya disebut sebagai dalang di balik penangkapan dua truk kayu mahang di Pelalawan. Jangan membuat berita yang belum terkonfirmasi," kata DV kepada wartawan, Jumat, 5 Juni 2026.
DV menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan penangkapan kayu yang terjadi di Pelalawan. Ia juga membantah tuduhan yang mengaitkannya dengan aktivitas ilegal logging di wilayah Siak Kecil.
Menurut dia, tuduhan tersebut hanya berdasarkan narasi sepihak tanpa didukung bukti yang jelas. "Saya juga dituduh melakukan aktivitas ilegal logging di Siak Kecil. Padahal lokasi Siak Kecil saja saya tidak tahu. Kalau memang ada tuduhan seperti itu, mari sama-sama dibuktikan siapa pemilik kayu yang sebenarnya," ujarnya.
Ia meminta persoalan tersebut dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menurutnya, aparat penegak hukum dapat menelusuri pihak yang memiliki kayu maupun pihak yang melakukan penangkapan.
"Coba cek di Polsek Bunut, siapa pemilik kayunya dan siapa yang melakukan penangkapan," kata DV.
Sejumlah pihak kemudian melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar. Berdasarkan keterangan beberapa warga yang dikonfirmasi di wilayah Siak Kecil, mereka mengaku tidak mengetahui adanya keterlibatan oknum Kodam berinisial DV dalam aktivitas ilegal logging di daerah tersebut.
"Setahu saya tidak ada orang Kodam yang bermain kayu di sini. Kalau ada aktivitas kayu, biasanya dilakukan warga setempat untuk kebutuhan pembangunan rumah di sekitar desa," kata Andi, warga Siak Kecil, Jumat.
Laporan: Arifin