
BENGKALIS -- Sebanyak 29 perangkat dan staf dari dua desa di Kecamatan Bengkalis menjalani tes urine yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
Pemeriksaan dilakukan terhadap 18 perangkat dan staf Desa Pangkalan Batang Barat serta 11 perangkat dan staf Desa Pangkalan Batang. Kegiatan berlangsung di kantor masing-masing desa dan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono bersama Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi.
AKP Tidar Laksono mengatakan tes urine tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan desa.
"Tes urine ini bertujuan untuk memastikan lingkungan kerja pemerintahan desa tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi dan komitmen bersama dalam mendukung Kabupaten Bengkalis yang bebas narkoba," ujar Tidar.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga meningkatkan kesadaran aparatur desa terhadap bahaya narkotika dan pentingnya menjaga integritas sebagai pelayan masyarakat.
Dari 29 sampel urine yang diperiksa, petugas tidak menemukan kandungan Methamphetamine maupun Amphetamine. Dengan demikian, seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif.
Hasil tersebut menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika di kalangan perangkat desa yang menjalani pemeriksaan. Kondisi itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan pemerintahan desa tetap sehat dan bebas dari narkoba.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB itu berjalan aman, lancar, dan kondusif.
"Sat Resnarkoba Polres Bengkalis akan terus melaksanakan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemerintahan dan masyarakat yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba," kata Tidar.