Razia Tengah Malam di Bagan Batu, Polisi Amankan Tiga Motor Diduga untuk Balap Liar

Senin, 08 Juni 2026

ROKAN HILIR -- Polisi mengamankan tiga sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar dalam razia yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu malam (7/6).

Razia yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan cipta kondisi yang digelar Polsek Bagan Sinembah untuk menekan aksi balap liar serta penggunaan knalpot brong yang kerap dikeluhkan warga.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala dan melibatkan 25 personel Polsek Bagan Sinembah serta 5 personel BKO Lalu Lintas.

Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan tiga sepeda motor tanpa nomor polisi, yakni Yamaha NMax hitam, Yamaha Jupiter MX hitam, dan Yamaha Aerox warna pink. Ketiganya diduga digunakan untuk balap liar dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

AKP Gian Wiatma Jonimandala mengatakan razia tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Rokan Hilir untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi balap liar di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah. Kegiatan ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga bentuk kepedulian kami dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari aktivitas yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa,” tegas Kapolsek.

Menurut Gian, balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal, mengganggu kenyamanan masyarakat, dan menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Karena itu, kendaraan yang terjaring razia akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku sebagai upaya memberikan efek jera kepada para pelaku.

Selain penindakan, Polsek Bagan Sinembah juga terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya balap liar. Polisi mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka supaya tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polisi menyebut langkah penertiban tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih aman dengan meningkatnya patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi balap liar.

Selama pelaksanaan razia berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman, tertib, dan kondusif.