Polsek Cerenti Musnahkan 31 Rakit PETI di Sungai Kuantan

Rabu, 10 Juni 2026

KUANTAN SINGINGI -- Polsek Cerenti memusnahkan 31 unit sarana pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di aliran Sungai Kuantan, wilayah Desa Sikakak dan Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (9/6).

Penertiban yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dipimpin Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli bersama personel gabungan dari fungsi Reskrim, Samapta, Intelkam, Provost, SPKT, Bhabinkamtibmas, dan Banit.

Saat menyisir lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menemukan aktivitas PETI masih berlangsung. Di sepanjang aliran sungai, polisi mendapati puluhan rakit jenis stingkai dan dompeng yang digunakan untuk mencari emas.

Dalam operasi tersebut, petugas memusnahkan 30 unit rakit jenis stingkai dan satu unit rakit jenis dompeng. Seluruh sarana dirusak dan dibakar di lokasi agar tidak dapat digunakan kembali.

Meski demikian, tidak ada pelaku yang berhasil diamankan. Para penambang diduga lebih dulu meninggalkan lokasi setelah mengetahui kedatangan aparat. Polisi juga tidak mengamankan barang bukti karena seluruh peralatan yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli mengatakan penertiban itu merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

"Kami akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkelanjutan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Cerenti. Langkah ini dilakukan untuk melindungi lingkungan, menjaga kualitas aliran Sungai Kuantan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata Feri.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin dan mendukung upaya pemerintah serta kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Polisi berharap penertiban yang dilakukan secara rutin dapat menekan aktivitas PETI di Kecamatan Cerenti sehingga risiko kerusakan lingkungan maupun gangguan keamanan dapat diminimalkan.