
BANTAN - Turnamen Sepak Bola Kawan Sekampung Jilid II di Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, resmi bergulir. Tak sekadar menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan mempererat silaturahmi antarwarga dari tujuh desa di wilayah tersebut.
Sebanyak tujuh tim ambil bagian dalam turnamen, yakni dari Desa Sukamaju, Pambang Baru, Teluk Pambang, Pambang Pesisir, Kembung Luar, Kembung Baru, dan Teluk Lancar.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan kehadiran anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau, Iyeth Bustami. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi panitia dan masyarakat yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda.
"Semoga Turnamen Sepakbola Kawan Sekampung Desa Pambang Baru berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadi agenda tahunan yang terus mempererat kebersamaan masyarakat," ungkap Iyeth Bustami.
Ia juga berharap turnamen tersebut mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Desa Pambang Baru dan sekitarnya.
Penjabat Kepala Desa Pambang Baru, Solehan, S.Tr.Kes., turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Iyeth Bustami di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI.
"atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Pambang Baru, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Iyeth Bustami. Di tengah padatnya kesibukan Ibu sebagai wakil rakyat di tingkat pusat, Ibu masih meringankan langkah, meluangkan waktu untuk hadir langsung di tengah-tengah kami di Lapangan Banan ini," ungkap Pj Pambang Baru.
Menurut Solehan, kehadiran Iyeth menjadi bentuk kepedulian terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda di tingkat desa.
"Kehadiran Ibu adalah bukti nyata kepedulian terhadap pemuda dan perkembangan olahraga di tingkat desa, Kami berdoa semoga Ibu senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam mengemban amanah," tutur Solehan.
Ia menegaskan, turnamen yang diberi nama Turnamen Silaturahmi Kawan Sekampung memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan sepak bola.
"Selanjutnya, turnamen ini sengaja kita beri nama Turnamen Silaturahmi Kawan Sekampung. Arti penting dari nama ini adalah bahwa sepak bola di desa kita bukan sekadar urusan menang atau kalah, bukan pula tempat untuk mencari musuh. Lapangan ini adalah tempat di mana kita memperkuat kembali rasa kebersamaan, mengikis ego, dan menyatukan kembali semangat gotong royong warga desa setelah sibuk dengan aktivitas sehari-hari," tambah Solehan saat dikonfirmasi media ini, Senin (29/6/2026).
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang memadati Lapangan Banan untuk memberikan dukungan kepada tim-tim yang berlaga. (anang)