
MERANTI -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melanjutkan pembangunan jalan base pada ruas Semukut-Kuala Merbau, tepatnya di wilayah Desa Batang Meranti. Tahun ini, pembangunan tersebut mendapat alokasi anggaran Rp1,24 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) sawit.
Plt Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Guspi ST, mengatakan anggaran tersebut diperkirakan mampu membangun jalan base sepanjang kurang lebih 700 meter.
"Estimasi DBH Rp1,24 miliar itu bisa membangun kurang lebih 700 meter,” kata Guspi, Selasa (1/9).
Pembangunan ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan pada ruas jalan yang sama tahun sebelumnya.
Pada 2025, PUPR Kepulauan Meranti telah mengerjakan jalan Semukut-Kuala Merbau sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer. Pekerjaan tersebut juga menggunakan anggaran DBH sawit dengan nilai mencapai Rp3.086.538.400.
Tahun 2026 menjadi tahun kedua bagi Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan alokasi DBH sawit. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus sektor pertanian.
Untuk tahun ini, total alokasi DBH sawit yang dimanfaatkan dua organisasi perangkat daerah di Meranti mencapai sekitar Rp1,63 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,24 miliar dialokasikan untuk Dinas PUPR, sementara sisanya berada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Guspi mengatakan, kondisi ruas Semukut-Kuala Merbau yang masih mengalami kerusakan cukup berat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk kembali melanjutkan pembangunan.
Selain menggunakan konstruksi base, Pemkab Meranti juga menyiapkan sejumlah pekerjaan dengan konstruksi beton untuk menangani ruas jalan lain di Pulau Merbau.
Untuk paket lanjutan jalan base Semukut-Kuala Merbau, prosesnya kini memasuki tahap pemasukan dokumen tender. Jika berjalan sesuai rencana, paket pekerjaan ditargetkan dapat tayang dalam waktu dekat.
"Insyaallah minggu ini tayang paketnya,” ujar Guspi.
Dengan anggaran tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan jalan base dapat menambah konektivitas dan memperbaiki akses masyarakat di kawasan Pulau Merbau, khususnya pada ruas Semukut-Kuala Merbau yang menjadi salah satu jalur penting bagi aktivitas warga. (andi)