<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.riautime.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.riautime.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Dorong Warga Aktif Gotong Royong Cegah Penyakit</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12026/babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-dorong-warga-aktif-gotong-royong-cegah-penyakit</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya penyakit menjadi perhatian Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi. Babinsa Sertu Pardin P menggelar sosialisasi dan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (19/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.15 WIB tersebut dimanfaatkan Sertu Pardin untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan rutin melaksanakan gotong royong dan membersihkan gorong&#45;gorong yang berpotensi menjadi tempat menumpuknya sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sertu Pardin, kebersihan saluran air perlu menjadi perhatian bersama. Gorong&#45;gorong yang kotor dan tersumbat tidak hanya dapat menghambat aliran air, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan gotong royong dan membersihkan gorong&#45;gorong. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mencegah berbagai penyakit,” ujar Sertu Pardin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan warga agar mengutamakan faktor keselamatan saat melaksanakan kegiatan gotong royong. Setiap pekerjaan di lingkungan masyarakat, kata dia, harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi sekitar dan keamanan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Komsos tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Babinsa untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui dan dicarikan langkah pencegahan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sertu Pardin berharap budaya gotong royong terus dipertahankan. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/87041188498-img-20260819-wa0028.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:39:30 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12026/babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-dorong-warga-aktif-gotong-royong-cegah-penyakit</guid></item><item><title>Babinsa dan Warga Patroli Karhutla di Selatpanjang, Tak Temukan Titik Api</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12025/babinsa-dan-warga-patroli-karhutla-di-selatpanjang-tak-temukan-titik-api</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Kopda Sukarman bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di wilayah Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (19/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi lebih dini potensi kebakaran lahan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Kopda Sukarman bersama masyarakat menyambangi sejumlah lokasi dan memberikan imbauan agar warga tidak melakukan pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan,” ujar Kopda Sukarman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kebakaran dapat meluas dengan cepat, terutama saat kondisi lahan dan cuaca mendukung munculnya api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kelurahan Selatpanjang Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kopda Sukarman mengatakan patroli akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama antara TNI dan masyarakat dalam mencegah karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Babinsa bersama masyarakat juga berkomitmen terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/32522310185-img-20260819-wa0026.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:35:58 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12025/babinsa-dan-warga-patroli-karhutla-di-selatpanjang-tak-temukan-titik-api</guid></item><item><title>Tim Raga Polres Meranti Berikan Himbauan Kamtibmas, Kondusif Kota Selatpanjang Tetap Terjaga</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12024/tim-raga-polres-meranti-berikan-himbauan-kamtibmas-kondusif-kota-selatpanjang-tetap-terjaga</link><description>&lt;p&gt;SELATPANJANG – Tim Raga Polres Kepulauan Meranti terus meningkatkan patroli malam guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli yang digelar pada Selasa (18/8/2026) malam tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya aksi premanisme, geng motor, pungutan liar (pungli), serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Tim Raga tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga menyambangi masyarakat dan sejumlah objek vital. Petugas memberikan imbauan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat bersama&#45;sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kanit Tim Raga Ipda Akbar Firmana, S.H., M.H., mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah dan memberantas aksi premanisme serta geng motor yang berpotensi meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jika masyarakat menemukan tindakan premanisme yang meresahkan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110. Kami juga terus melaksanakan patroli di lingkungan maupun tempat yang terindikasi adanya aktivitas premanisme dan geng motor,” ujar Ipda Akbar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Tim Raga juga mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi titik keramaian masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi langsung dengan warga sekaligus mengantisipasi terjadinya praktik pungli maupun gangguan keamanan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain patroli dan dialogis, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang maupun tempat yang dicurigai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ipda Akbar menjelaskan, patroli dilakukan secara mobile dengan menyambangi sejumlah lokasi yang terindikasi rawan tindak premanisme dan kejahatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memberikan imbauan kepada masyarakat yang ditemui untuk bersama&#45;sama mendukung pemberantasan premanisme dan kejahatan. Apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas, segera hubungi Call Center 110. Polres Kepulauan Meranti siap melayani dan mengayomi masyarakat,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen menjaga situasi Kota Selatpanjang dan wilayah sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/3050377642-img-20260819-wa0020.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:34:34 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12024/tim-raga-polres-meranti-berikan-himbauan-kamtibmas-kondusif-kota-selatpanjang-tetap-terjaga</guid></item><item><title>Perpustakaan Keliling Bripka Khairi, Inovasi Polres Meranti yang Diuji Langsung Tim Kompolnas</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12023/perpustakaan-keliling-bripka-khairi-inovasi-polres-meranti-yang-diuji-langsung-tim-kompolnas</link><description>&lt;p&gt;MERANTI &#45; Tim Juri Kompolnas Awards 2026 melakukan visitasi ke Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (18/8/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari penilaian inovasi pelayanan Polri di wilayah hukum Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim yang terdiri dari Anggota Kompolnas sekaligus Tim Juri Dr. Supardi Hamid, M.Si., Prof. Muhardi, M.Si., dan Kasubbag Data dan Informasi Set Kompolnas Ulil Rahim, S.Kom., M.H., didampingi Tim Polda Riau, hadir untuk melihat langsung inovasi yang dijalankan personel Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan disambut Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., yang diwakili Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., bersama jajaran Polres, Polsek Rangsang, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat Desa Sendaur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Detis mengatakan visitasi tersebut merupakan kesempatan bagi Polres Kepulauan Meranti untuk memperlihatkan pengabdian personel yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kehadiran Kompolnas dalam rangkaian penilaian ini bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga kesempatan bagi kami untuk menunjukkan berbagai bentuk pengabdian, inovasi, dan pelayanan yang telah dilakukan personel Polres Kepulauan Meranti di tengah masyarakat,” ujar Detis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu inovasi yang menjadi objek penilaian adalah Program Perpustakaan Keliling yang diinisiasi Bhabinkamtibmas Desa Sendaur Bripka Khairi. Program tersebut menghadirkan buku&#45;buku bacaan secara langsung kepada anak&#45;anak di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Detis, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pendidikan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui buku dan budaya membaca, kita sedang membuka wawasan anak&#45;anak, menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan pengetahuan, serta mempersiapkan mereka untuk memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga memberikan apresiasi kepada Bripka Khairi dan masyarakat Desa Sendaur yang mendukung pelaksanaan program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap apa yang telah dilakukan Bripka Khairi dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polres Kepulauan Meranti untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah pemaparan program oleh Bripka Khairi, Tim Juri melakukan pendalaman terkait pelaksanaan dan manfaat perpustakaan keliling. Selanjutnya, sekitar pukul 14.20 WIB, tim meninjau langsung program tersebut di MDA Darul Muttahidah, Jalan Nibung, Desa Sendaur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan inovasi serta manfaatnya bagi anak&#45;anak dan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian visitasi berakhir sekitar pukul 14.50 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Tim Juri Kompolnas Awards kemudian melanjutkan perjalanan menuju Selatpanjang melalui Pelabuhan Peranggas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi jajaran Polres Kepulauan Meranti untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang sederhana, tepat guna, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/28280268993-img-20260818-wa0030.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:56:32 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12023/perpustakaan-keliling-bripka-khairi-inovasi-polres-meranti-yang-diuji-langsung-tim-kompolnas</guid></item><item><title>Kapolres Meranti Sambangi SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12022/kapolres-meranti-sambangi-slb-selatpanjang-serahkan-alat-bantu-dengar-dan-kursi-roda</link><description>&lt;p&gt;MERANTI &#45; Kepedulian terhadap anak&#45;anak berkebutuhan khusus ditunjukkan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. dengan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang, Jalan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi hadir langsung untuk melihat aktivitas pembelajaran sekaligus memberikan dukungan kepada para siswa, guru dan pihak sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lingkungan SLB Negeri Selatpanjang sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolres dan Ketua Bhayangkari disambut pihak sekolah. Keduanya kemudian didampingi Kepala SLB Negeri Selatpanjang Ison Mirza meninjau sejumlah ruang kelas serta berinteraksi dengan guru dan siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kapolres tidak hanya melihat proses belajar mengajar dari luar, tetapi juga menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para siswa untuk mengetahui aktivitas mereka di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan kepada anak&#45;anak serta para guru di SLB,&quot; kata AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran rombongan Polres Kepulauan Meranti semakin mencair ketika Kapolres, Ketua Bhayangkari dan sejumlah personel ikut terlibat dalam perlombaan Bocce bersama para siswa. Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh keceriaan, khususnya bagi siswa Down Syndrome yang mengikuti permainan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan itu, pendekatan antara polisi dan lingkungan sekolah dibangun dengan suasana yang lebih dekat, santai dan humanis. Para siswa pun terlihat mendapatkan perhatian serta semangat tambahan dalam mengikuti kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain berinteraksi dan bermain bersama siswa, Kapolres juga membawa kepedulian dalam bentuk bantuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak dua unit alat bantu dengar dan dua unit kursi roda diserahkan kepada siswa SLB Negeri Selatpanjang yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar, mobilitas serta kegiatan sehari&#45;hari para penerima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu anak&#45;anak dalam menjalani aktivitasnya, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari&#45;hari,&quot; ujar Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya siswa, perhatian juga diberikan kepada para guru. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik yang setiap hari mendampingi dan memberikan pendidikan kepada anak&#45;anak berkebutuhan khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi lingkungan SLB, dukungan tersebut dinilai memiliki arti penting. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan inklusif dan kelompok berkebutuhan khusus menjadi bagian dari kepedulian sosial di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti AKP Sardianto, S.E., Kasi Propam AKP Daniel Bakkara, Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Wakapolsek Tebing Tinggi IPDA Yosef Hendrawan, S.H., Kepala Desa Banglas Abdul Zaid, Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi AIPTU Djoko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas BRIGADIR Rozi Fernanda, S.E., serta personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guru dan siswa SLB Negeri Selatpanjang juga turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga ditutup dengan foto bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak&#45;anak berkebutuhan khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Kapolres, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Interaksi langsung di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian, tenaga pendidik dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap silaturahmi dan komunikasi seperti ini terus terjalin. Polri ingin menjadi sahabat bagi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,&quot; tutur AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa yang menerima, sementara kebersamaan yang tercipta menjadi penguat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/90791008881-img-20260818-wa0028.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:55:12 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12022/kapolres-meranti-sambangi-slb-selatpanjang-serahkan-alat-bantu-dengar-dan-kursi-roda</guid></item><item><title>Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Mekarbaru Tingkatkan Kepedulian Lingkungan</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12021/lewat-komsos-babinsa-ajak-warga-mekarbaru-tingkatkan-kepedulian-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Zulkarnain Hrp, mengajak masyarakat Desa Mekarbaru, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajakan tersebut disampaikan Sertu Zulkarnain saat melaksanakan sosialisasi dan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengimbau warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan, termasuk gorong&#45;gorong yang menjadi saluran pembuangan air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Gorong&#45;gorong perlu dibersihkan secara rutin agar tetap bersih dan tidak menjadi tempat yang dapat memicu munculnya penyakit,” kata Zulkarnain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan faktor keselamatan saat melaksanakan kegiatan gotong royong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi dan Komsos tersebut berlangsung tertib, aman dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/46514904096-img-20260818-wa0013.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 11:08:30 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12021/lewat-komsos-babinsa-ajak-warga-mekarbaru-tingkatkan-kepedulian-lingkungan</guid></item><item><title>Babinsa dan Warga Patroli di Selatpanjang Kota, Pastikan Tidak Ada Karhutla</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12020/babinsa-dan-warga-patroli-di-selatpanjang-kota-pastikan-tidak-ada-karhutla</link><description>&lt;p&gt;SELATPANJANG – Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serda Dedi Hermansyah bersama masyarakat melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serda Dedi mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Patroli ini dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan dan kebun,” kata Dedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun kejadian karhutla. Kegiatan patroli juga berlangsung aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa bersama masyarakat akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan rawan terjadi karhutla.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/15006178811-img-20260818-wa0011.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 11:02:19 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12020/babinsa-dan-warga-patroli-di-selatpanjang-kota-pastikan-tidak-ada-karhutla</guid></item><item><title>Kebakaran Hutan dan Rawa di Simpang Obor Siak Berhasil Dipadamkan Yonif TP 851/BBC</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12019/kebakaran-hutan-dan-rawa-di-simpang-obor-siak-berhasil-dipadamkan-yonif-tp-851bbc</link><description>&lt;p&gt;SIAK, RIAU — Kebakaran hutan dan rawa terjadi di sekitar Jalan Raya Lintas Timur Sumatera, Simpang Obor, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (17/8/2026) malam. Kebakaran yang melanda lahan milik PT Bumi Siak Pusako (BSP) tersebut diperkirakan menghanguskan sekitar 1,5 hektare lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Pemadam Kebakaran Yonif TP 851/BBC bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Sebanyak 31 personel dikerahkan untuk melakukan pemantauan, pengamanan, sekaligus pemadaman api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan kebakaran tersebut, Yonif TP 851/BBC mengerahkan dua unit truk pemadam kebakaran dan satu unit truk Fuso Canter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 19.40 WIB. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, api diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengemudi atau pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Puntung rokok tersebut diduga jatuh di sisi jalan yang merupakan area lahan gambut. Kondisi lahan yang mudah terbakar kemudian diduga menyebabkan api muncul dan merambat ke kawasan hutan dan rawa di sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kobaran api dan kepulan asap kemudian terlihat dari lokasi kejadian. Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berupaya menjauh dari titik api sekaligus melaporkan kebakaran kepada pihak Yonif TP 851/BBC untuk mendapatkan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bergerak Cepat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Personel Yonif TP 851/BBC yang sebelumnya telah mendapatkan sosialisasi terkait pemadaman kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 19.45 WIB, personel bersama kendaraan pemadam berangkat menuju titik kebakaran. Tim kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Dalam pelaksanaannya, tim juga mendapat bantuan dari Masyarakat Peduli Api (MPA) serta personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan memastikan api tidak kembali menjalar ke area lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, sekitar pukul 22.10 WIB, api berhasil dipadamkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim kemudian melakukan pemantauan terhadap lokasi untuk memastikan tidak terdapat kembali titik api. Sekitar pukul 22.50 WIB, seluruh tim pemadam Yonif TP 851/BBC kembali menuju markas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak Ada Korban Jiwa&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan lahan sekitar 1,5 hektare. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski api telah berhasil dipadamkan, pemantauan terhadap lokasi tetap dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kawasan tersebut memiliki lahan gambut yang berpotensi kembali terbakar apabila masih terdapat bara api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yonif TP 851/BBC juga meningkatkan kesiapsiagaan personel serta sarana pemadam kebakaran untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dan pengguna jalan juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang memiliki lahan gambut dan rawan terhadap kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Catatan: Dugaan puntung rokok sebagai penyebab kebakaran masih merupakan informasi awal berdasarkan kondisi di lapangan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/92104814271-img-20260818-wa0003.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 06:44:47 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12019/kebakaran-hutan-dan-rawa-di-simpang-obor-siak-berhasil-dipadamkan-yonif-tp-851bbc</guid></item><item><title>Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI di Wilayah Terluar Meranti</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12018/pamatwil-polda-riau-pimpin-upacara-hut-ri-di-wilayah-terluar-meranti</link><description>&lt;p&gt;MERANTI &#45; Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung dengan nuansa berbeda. Upacara yang digelar di wilayah 3T tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat di wilayah terluar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di halaman Kantor Camat Rangsang Barat, Jalan Olahraga, Desa Bantar. Upacara tersebut melibatkan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau bersama unsur pemerintahan dan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, S.H., S.I.K., M.H., yang juga menjabat Kabid TIK Polda Riau, hadir bersama Kabid Dokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran jajaran Polda Riau dalam upacara di Desa Bantar menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang menyasar wilayah 3T. Momentum tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa peringatan kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah terluar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara turut dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat Jefri, S.I.P., Kapolsek Rangsang Barat Ipda Sukardi, S.I.P., Bhayangkari Polsek Rangsang Barat, unsur Upika Kecamatan Rangsang Barat, para kepala seksi dan kasubag kecamatan, seluruh kepala desa se&#45;Kecamatan Rangsang Barat, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Barisan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, ASN hingga pelajar tingkat SD, SMP dan SMA berdiri bersama mengikuti seluruh rangkaian peringatan hari kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, perhatian tidak berhenti pada jalannya upacara. Setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kapolda Riau dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak empat tokoh dari Kecamatan Rangsang Barat menerima penghargaan tersebut. Mereka yakni Iriyanto Abdullah, Kepala Desa Bokor; Noeradi, Kepala Desa Telaga Baru; H. Suardi A.Ma.Pd, Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat; serta H. Dahroji, S.Ag, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling. Apresiasi itu menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang dilaksanakan Polda Riau di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemberian penghargaan kepada unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat, adat serta agama itu sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan dan membangun daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Peran para tokoh lokal dinilai penting dalam menjaga komunikasi, persatuan serta situasi yang kondusif di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan di wilayah 3T memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa semangat kebangsaan harus tumbuh hingga ke daerah terluar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme, memperkuat persatuan dan menunjukkan bahwa kehadiran negara harus dirasakan sampai ke wilayah 3T,&quot; ujar Andi Yul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sinergitas antara Polri, pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, persatuan serta stabilitas di wilayah Rangsang Barat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Andi Yul, kehadiran jajaran Polda Riau bersama pemerintah dan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat di kawasan terluar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan negara dapat dirasakan masyarakat di wilayah perbatasan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali. Monitoring dilakukan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh tahapan upacara dan rangkaian acara berjalan sesuai dengan rencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI di Desa Bantar akhirnya bukan sekadar kegiatan tahunan. Di wilayah 3T seperti Rangsang Barat, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan, persatuan dan kehadiran negara harus terus dirawat bersama melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/54856188955-img-20260817-wa0021.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 16:06:53 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12018/pamatwil-polda-riau-pimpin-upacara-hut-ri-di-wilayah-terluar-meranti</guid></item><item><title>Babinsa Koramil 02 Tebingtinggi Patroli Karhutla di Selatpanjang Kota, Tak Ditemukan Titik Api</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12017/babinsa-koramil-02-tebingtinggi-patroli-karhutla-di-selatpanjang-kota-tak-ditemukan-titik-api</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kepulauan Meranti. Babinsa Koramil 02/Tebingtinggi Praka Edowar Fermata Fili bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Praka Edowar bersama masyarakat menyampaikan imbauan kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan, maupun kebun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Praka Edowar mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan terus&#45;menerus di wilayah Koramil 02/Tebingtinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan patroli dilakukan secara rutin dan terus&#45;menerus sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,&quot; ujar Praka Edowar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya karhutla di wilayah Selatpanjang Kota. Kegiatan kemudian selesai dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/87095673113-img-20260817-wa0013.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:32:43 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12017/babinsa-koramil-02-tebingtinggi-patroli-karhutla-di-selatpanjang-kota-tak-ditemukan-titik-api</guid></item><item><title>Apel Renungan Suci HUT ke&#45;81 RI di TMP Kusuma Bangsa Berlangsung Khidmat</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12016/apel-renungan-suci-hut-ke81-ri-di-tmp-kusuma-bangsa-berlangsung-khidmat</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Suasana khidmat terasa di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Jalan Perjuangan, Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Minggu (16/8/2026) dini hari. Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung dengan penuh penghormatan kepada para pahlawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel dimulai tepat pukul 00.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, Pabung Kodim 0303/Bengkalis Mayor Inf Rusli Dongoran, Kajari Kepulauan Meranti Ricky Makado, dan Ketua Pengadilan Agama Kepulauan Meranti Novendri Eka Saputra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Serka Anton Harianja dan Perwira Upacara Kapten Arh Efri H. Nasution.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diikuti barisan Forkopimda Kepulauan Meranti serta pasukan gabungan TNI AD/AL sebanyak satu pleton. Turut mengikuti apel masing&#45;masing satu pleton pasukan Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, dan Pramuka Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian renungan suci diawali dengan Komandan Upacara mengambil tempat, dilanjutkan dengan masuknya inspektur upacara dan laporan komandan upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan pembacaan teks Apel Kehormatan dan Renungan Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana semakin hening saat peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Penyalaan lampu obor oleh petugas kemudian menjadi bagian dari rangkaian penghormatan sebelum dilanjutkan dengan pembacaan doa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan menutup rangkaian utama apel. Setelah laporan akhir dari komandan upacara, inspektur upacara meninggalkan lapangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Kehormatan dan Renungan Suci selesai sekitar pukul 00.15 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Renungan suci tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan cita&#45;cita bangsa menuju Indonesia yang maju dan makmur.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/24041058716-img-20260817-wa0011.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:29:29 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12016/apel-renungan-suci-hut-ke81-ri-di-tmp-kusuma-bangsa-berlangsung-khidmat</guid></item><item><title>Ini Profil Raisa Dinda Agnia, Pembawa Baki HUT ke&#45;81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12015/ini-profil-raisa-dinda-agnia-pembawa-baki-hut-ke81-ri-di-halaman-kantor-gubernur-riau</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Setiap langkah dalam barisan pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke&#45;81 Republik Indonesia menyimpan cerita tentang kerja keras dan ketekunan. Satu diantaranya ialah Raisa Dinda Agnia, pelajar asal Kota Pekanbaru yang mendapat kepercayaan membawa baki pada upacara pengibaran bendera di Halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raisa Dinda Agnia lahir di Pekanbaru pada 30 Desember 2009. Putri pasangan Rival Amri dan Indah Lora Yana tersebut merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Saat ini, ia tercatat sebagai siswi SMAN 2 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak duduk di bangku sekolah, Raisa dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan. Di SMAN 2 Pekanbaru, ia mengikuti ekstrakurikuler Paskibra sekaligus menjadi bagian dari Pengurus OSIS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keaktifannya dalam kegiatan sekolah membuat Raisa terbiasa dengan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Karakter tersebut kemudian menjadi bekal penting ketika ia mengikuti proses seleksi calon Paskibraka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jauh sebelum mengenakan seragam Paskibraka, Raisa juga telah membangun kekuatan fisik dan mental melalui olahraga. Ketika masih duduk di bangku SMP, ia memiliki hobi bermain basket yang membuatnya terbiasa menjalani aktivitas fisik dan menjaga daya tahan tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya aktif dalam kegiatan olahraga dan organisasi, Raisa juga memiliki kemampuan berbicara di depan banyak orang. Ia kerap dipercaya menjadi pembawa acara atau MC dalam berbagai kegiatan yang digelar di sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bakat seni turut melengkapi perjalanan Raisa. Saat masih SMP, ia beberapa kali tampil sebagai penari Melayu, sehingga pengalaman tersebut membuatnya semakin percaya diri ketika harus tampil di hadapan banyak orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan Raisa menuju Paskibraka dimulai ketika dirinya mendaftarkan diri sebagai calon Paskibraka pada Mei 2026. Dengan daerah asal pengiriman Kota Pekanbaru, ia mengikuti berbagai tahapan seleksi bersama calon&#45;calon terbaik lainnya dari Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah Raisa bahkan sempat mengantarkannya hingga tahap seleksi nasional bersama enam putra&#45;putri terbaik yang mewakili Provinsi Riau. Meski belum berhasil melanjutkan perjuangan ke tingkat pusat, kegagalan tersebut tidak membuat semangatnya untuk mengabdi melalui Paskibraka menjadi surut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Justru dari proses tersebut, Raisa semakin menunjukkan ketekunan dan kesungguhannya. Hingga akhirnya, ia dipercaya mengemban tugas penting sebagai Pembawa Baki pada upacara pengibaran bendera Merah Putih tingkat Provinsi Riau dalam rangka HUT ke&#45;81 RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi keluarga, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus momen emosional. Sang ayah, Rival Amri, mengaku tidak pernah membayangkan putrinya bisa berdiri sebagai anggota Paskibraka Riau, terlebih mendapat tugas membawa baki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya betul&#45;betul terharu. Tidak pernah sama sekali menyangka anak saya menjadi seorang anggota Paskibraka Riau. Apalagi melihat dia sebagai pembawa baki. Ya Allah, gak bisa berkata&#45;kata,&quot; ujar Rival.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebanggaan itu terasa semakin dalam karena Rival selama ini melihat langsung proses Raisa dalam menjalani kesehariannya. Bahkan, di luar aktivitas sekolah, Raisa kerap menemani sang ayah berjualan bubur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terharu saya, Raisa yang sering temankan saya berjualan bubur sekarang tampil membanggakan. Kedisiplinan dan ketekunan dia selama ini gak sia&#45;sia,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai orang tua, Rival berharap perjalanan Raisa sebagai Paskibraka menjadi salah satu bekal untuk menatap masa depan. Ia menyebut putrinya pernah bercerita memiliki cita&#45;cita menjadi dokter gigi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapan saya semoga kedepannya Raisa ini dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga dan negara. Untuk cita&#45;citanya, dia pernah cerita ingin menjadi dokter gigi. Ya, kita lihat nanti ke mana jalannya, yang penting terbaik untuk Raisa,&quot; tutur Rival.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, sang ibu, Indah Lora Yana, juga merasakan kebahagiaan yang sulit diungkapkan ketika melihat putrinya menjalankan tugas sebagai Pembawa Baki. Ia menyebut momen tersebut terasa seperti mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini perasaan di hati campur aduk. Serasa mimpi melihat Raisa bisa diposisi ini. Alhamdulillah sudah berjalan lancar upacaranya, terima kasih atas doa&#45;doa semuanya,&quot; pungkas Indah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di balik penampilan tegap saat menjalankan tugas kenegaraan terdapat perjalanan panjang yang tumbuh melalui organisasi, olahraga, seni, dan berbagai kegiatan sekolah. Seluruh pengalaman itulah turut membentuk kepercayaan diri Raisa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, gadis tersebut mencatat pengalaman penting dalam perjalanan hidupnya. Kepercayaan sebagai Pembawa Baki HUT ke&#45;81 RI di Halaman Kantor Gubernur Riau menjadi buah dari proses panjang yang dijalaninya dengan disiplin dan ketekunan. (mcr)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/75390262229-1786941551-6a82906fb93c1.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:15:39 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12015/ini-profil-raisa-dinda-agnia-pembawa-baki-hut-ke81-ri-di-halaman-kantor-gubernur-riau</guid></item><item><title>Dugaan Illegal Logging di Tasik Betung, Empat Nama Disebut</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12014/dugaan-illegal-logging-di-tasik-betung-empat-nama-disebut</link><description>&lt;p&gt;SIAK &#45; Dugaan aktivitas pembalakan liar kembali mencuat di kawasan yang dikenal sebagai KM 75 Tasik Betung, Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau. Kayu hasil tebangan disebut masih diangkut keluar dari kawasan tersebut menggunakan armada berukuran besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang diperoleh dari sejumlah pihak menyebutkan, aktivitas pengambilan kayu itu diduga melibatkan sejumlah orang yang di lapangan disebut bernama Jasir, Rasit dan Reza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kayu hasil tebangan tersebut diduga kemudian dibawa keluar dari kawasan untuk dipasarkan ke Pekanbaru dan sejumlah daerah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang sumber berinisial P menyebutkan, kayu tersebut diduga dibeli oleh seseorang berinisial W. Kayu disebut diambil dari sekitar tepian Danau Tasik Betung sebelum diangkut keluar dari lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“W yang beli kayu mereka di lokasi tepian Danau Tasik Betung. Kemudian kayu diangkat dan dibawa ke Pekanbaru,” ujar P kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut P, pengangkutan kayu dari lokasi juga disebut mendapat pengawalan aparat. Namun, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;W telah dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatannya dalam pembelian kayu tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, W belum memberikan keterangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang dihimpun menyebutkan kayu dari kawasan tersebut diduga diangkut menggunakan armada berukuran besar, seperti HDL maupun dump truck. Armada tersebut disebut membawa kayu menuju Pekanbaru dan sejumlah daerah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain nama Jasir, Rasit dan Reza yang disebut berada di lapangan, sumber juga menyebut adanya pihak yang diduga berperan sebagai pembeli atau pemodal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterangan tersebut masih berupa informasi dari sumber dan belum seluruhnya mendapatkan konfirmasi dari pihak&#45;pihak yang disebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi mengenai dugaan aktivitas pengambilan kayu di kawasan 75 Tasik Betung sebelumnya juga pernah disampaikan sejumlah pihak yang mengaku mengetahui aktivitas di lapangan pada Februari 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam informasi terbaru yang diterima wartawan, aktivitas pengangkutan kayu disebut masih berlangsung. Namun, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum mengenai dugaan aktivitas tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kayu yang diangkut tersebut berasal dari kawasan hutan yang memiliki status perlindungan, legalitas penebangan dan pengangkutannya dapat diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas pembalakan liar di kawasan 75 Tasik Betung maupun nama&#45;nama yang disebut dalam informasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak&#45;pihak yang namanya disebut dalam pemberitaan ini tetap memiliki kesempatan memberikan klarifikasi atau hak jawab. (fin)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/82317328015-file_0000000091508211bf184aea6770ed73.png"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 09:19:15 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12014/dugaan-illegal-logging-di-tasik-betung-empat-nama-disebut</guid></item><item><title>Polsek Tebingtinggi Ungkap Pencurian Kambing, CCTV Bantu Identifikasi Pelaku</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12013/polsek-tebingtinggi-ungkap-pencurian-kambing-cctv-bantu-identifikasi-pelaku</link><description>&lt;p&gt;MERANTI &#45; Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi membuahkan hasil dalam mengungkap kasus dugaan pencurian seekor kambing betina yang sedang bunting di Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial R, warga Jalan Manggis, Gang Tempur, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. R diamankan setelah penyidik menindaklanjuti laporan korban dan mengembangkan sejumlah petunjuk, termasuk rekaman CCTV.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebingtinggi AKP JA Lubis, S.H., M.H., membenarkan pengungkapan tersebut kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, laporan korban langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang yang diduga membawa kabur ternak tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Begitu laporan kami terima, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk yang ada. Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan penting untuk mengidentifikasi terduga pelaku,” ujar AKP JA Lubis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus tersebut bermula pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban berinisial K saat itu mengecek hewan ternaknya di bagian belakang rumah. Namun, satu ekor kambing betina yang sedang bunting diketahui tidak berada di dalam kandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban kemudian meminta anaknya mencari kambing tersebut di sekitar tempat tinggal. Setelah dilakukan pencarian, hewan ternak itu tetap tidak ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak lama kemudian, korban mendapat informasi dari saksi berinisial A bahwa kambing miliknya diduga telah dibawa oleh seseorang menggunakan sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan informasi tersebut, sekitar pukul 19.30 WIB korban bersama saksi berinisial I memeriksa rekaman CCTV milik tetangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari rekaman CCTV, terlihat seseorang melintas menggunakan sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam sambil membawa sebuah karung. Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara kambing dari dalam karung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petunjuk tersebut kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian. Korban selanjutnya membuat laporan ke Polsek Tebingtinggi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi yang dipimpin IPDA Sapta Anwar, S.H., melakukan penyelidikan dengan menelusuri informasi dan ciri&#45;ciri yang diperoleh dari lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi seorang pria berinisial R yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, tim Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi melakukan penangkapan terhadap R di Jalan Mahmud, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah diamankan, R dibawa ke Mapolsek Tebingtinggi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Barang bukti itu terdiri dari satu helai sweater warna hitam, satu helai celana pendek warna hitam, satu buah flashdisk yang berkaitan dengan rekaman CCTV, serta satu unit sepeda motor Scoopy warna cokelat hitam dengan nomor polisi BM 3079 XG.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AKP JA Lubis menegaskan, pihaknya masih melanjutkan proses penyidikan terhadap tersangka beserta barang bukti yang telah diamankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami akan menangani perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perkara tersebut, tersangka R disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf c Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pencurian dengan pemberatan terhadap ternak atau barang yang merupakan sumber mata pencaharian atau sumber nafkah utama seseorang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Tebingtinggi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan setiap dugaan tindak pidana di wilayah hukumnya diproses sesuai ketentuan hukum.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Tebingtinggi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan atau membutuhkan bantuan kepolisian.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/58726769697-img-20260816-wa0032.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:40:44 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12013/polsek-tebingtinggi-ungkap-pencurian-kambing-cctv-bantu-identifikasi-pelaku</guid></item><item><title>Apel Bersama Komunitas, Kapolres Meranti Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12012/apel-bersama-komunitas-kapolres-meranti-lepas-ekspedisi-merah-putih-presisi</link><description>&lt;p&gt;MERANTI &#45; Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke&#45;81 menggema di Kabupaten Kepulauan Meranti. Puluhan komunitas dan kelompok organisasi masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi (EMPP) yang digelar Polres Kepulauan Meranti, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan semangat kebangsaan melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan apel kesiapan sekaligus penyambutan peserta ekspedisi di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, sekitar pukul 07.00 WIB. Apel dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H. serta jajaran pejabat utama Polres Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah komunitas dari berbagai latar belakang hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya ESI (Esport Indonesia) Kabupaten Kepulauan Meranti, SKC (Satuan Komunitas CRF), Gen&#45;Re (Generasi Berencana), LSM EKA (Lembaga Swadaya Masyarakat Ekonomi Kreatif Andalan), KOPIAH (Komunitas Film Daerah), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), DEMA STAI, IMM, HWM (Himpunan Wanita Meranti), UI Selatpanjang (United Indonesia), Komunitas 2 Stroke Meranti, PWI Meranti, Meranti Rebon Bird Club Kicau Mania, Cerita Puan, Suara Meranti, Komunitas Fotografer Meranti, Barongsai Panca Jernih, serta Karang Taruna Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran kelompok&#45;kelompok tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama tanpa melihat perbedaan latar belakang komunitas maupun organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai apel, sekitar pukul 07.15 WIB, peserta ekspedisi bersama sejumlah komunitas menikmati sarapan pagi di Mapolres Kepulauan Meranti. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika jajaran Polres Meranti berbaur dengan para peserta sebelum melanjutkan perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momen berikutnya diisi dengan pembagian Bendera Merah Putih oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita bersama jajaran pejabat utama kepada perwakilan komunitas. Pembagian bendera tersebut menjadi bagian dari pesan kebangsaan yang dibawa dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah penyerahan bendera dan foto bersama, Kapolres Meranti secara langsung melepas keberangkatan tim ekspedisi dan rombongan untuk melanjutkan perjalanan menuju titik kegiatan berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 08.20 WIB, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi bersama rombongan bergerak menggunakan sepeda motor menuju Pelabuhan Kempang di kawasan Pasar Sei Juling, Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan melalui momentum kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ekspedisi ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun semangat persatuan dan mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,&quot; ujar AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterlibatan komunitas dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa semangat Merah Putih tidak hanya tumbuh di lingkungan pemerintahan maupun aparat, tetapi juga hidup di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan membawa semangat persatuan dan bendera Merah Putih, rombongan melanjutkan perjalanan sebagai bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/57496026770-img-20260816-wa0030.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:39:58 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12012/apel-bersama-komunitas-kapolres-meranti-lepas-ekspedisi-merah-putih-presisi</guid></item><item><title>Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Patroli Bersama Warga</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12011/cegah-karhutla-babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-patroli-bersama-warga</link><description>&lt;p&gt;SELATPANJANG – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi. Salah satunya melalui patroli bersama masyarakat di Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli tersebut dipimpin Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Serka A Harianja bersama masyarakat. Mereka menyusuri sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi munculnya titik api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Serka A Harianja juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan, mengingat kebakaran lahan dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Patroli karhutla ini dilakukan secara rutin dan terus&#45;menerus untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan dan kebun, khususnya di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi,” kata Serka A Harianja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kelurahan Selatpanjang Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan patroli kemudian berakhir dalam kondisi aman, tertib dan lancar. Babinsa bersama masyarakat juga terus mengajak warga untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/92672568743-img-20260816-wa0011.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:22:16 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12011/cegah-karhutla-babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-patroli-bersama-warga</guid></item><item><title>Danramil 02 Tebing Tinggi Hadiri Pengukuhan Paskibraka Meranti 2026</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12010/danramil-02-tebing-tinggi-hadiri-pengukuhan-paskibraka-meranti-2026</link><description>&lt;p&gt;SELATPANJANG – Danramil 02 Tebing Tinggi Kapten Arh Efri H. Nasution menghadiri pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Sabtu (15/8/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar. Pengukuhan menjadi salah satu tahapan penting sebelum para anggota Paskibraka menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapten Arh Efri H. Nasution hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzammil Baharuddin, Ketua DPRD H. Khalid Ali, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Ricky Makado, Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah, serta sejumlah pejabat lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyaksikan prosesi pengukuhan, Danramil juga mengikuti rangkaian kegiatan foto bersama dan ramah tamah bersama para anggota Paskibraka, pelatih, pengasuh, purna Paskibraka, orang tua, serta tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Danramil 02 Tebing Tinggi dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap pembinaan generasi muda, khususnya para pelajar yang dipercaya mengemban tugas sebagai Paskibraka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 21.15 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/94215946465-img-20260816-wa0009.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:19:25 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12010/danramil-02-tebing-tinggi-hadiri-pengukuhan-paskibraka-meranti-2026</guid></item><item><title>Ketua DPRD Bengkalis Buka Pawai Kemerdekaan RI ke&#45;81 tahun 2026</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12009/ketua-dprd-bengkalis-buka-pawai-kemerdekaan-ri-ke81-tahun-2026</link><description>&lt;p&gt;Bengkalis &#45; Ketua DPRD, Septian Nugraha, S.E., M.IP., membuka Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mandau, Sabtu (15/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD H. Misno, Camat Mandau Riki Rihardi, Sekretaris Kecamatan Mandau Rio, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Septian menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, keberagaman suku, budaya, dan latar belakang merupakan kekuatan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Boleh berbeda pilihan dan pandangan, tetapi untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bengkalis, kita tetap satu,” ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelepasan peserta ditandai dengan pengangkatan bendera start dan pelepasan balon oleh Ketua TP PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar, M.Si. Ribuan peserta kemudian mengikuti pawai dengan menampilkan mobil hias, drum band, pakaian adat, serta berbagai kreativitas masyarakat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Septian mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap pawai kemerdekaan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke&#45;81 RI, tetapi juga semakin mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat Mandau.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/8164156157-img_20260816_113225.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 11:34:15 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12009/ketua-dprd-bengkalis-buka-pawai-kemerdekaan-ri-ke81-tahun-2026</guid></item><item><title>Antrean Panjang di SPBU KM 11 Siak, Warga Pertanyakan Pengisian Solar Subsidi oleh Truk Besar</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12008/antrean-panjang-di-spbu-km-11-siak-warga-pertanyakan-pengisian-solar-subsidi-oleh-truk-besar</link><description>&lt;p&gt;Siak &#45; Antrean panjang kendaraan kembali menjadi keluhan masyarakat di SPBU Kilometer 11, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Kondisi tersebut disebut semakin diperparah oleh banyaknya kendaraan berukuran besar, seperti truk Fuso dan kendaraan kontainer, yang turut melakukan pengisian BBM jenis Biosolar bersubsidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah masyarakat mempertanyakan kondisi tersebut. Mereka menilai antrean panjang tidak hanya menyulitkan pengguna kendaraan kecil, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai ketepatan sasaran penyaluran BBM subsidi, terutama ketika kendaraan perusahaan berukuran besar ikut mengisi Biosolar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau kendaraan besar ikut mengisi dan membutuhkan waktu cukup lama, antrean masyarakat tentu semakin panjang. Kami mempertanyakan apakah kendaraan tersebut memang memenuhi seluruh persyaratan untuk mendapatkan solar subsidi,” keluh salah seorang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sorotan masyarakat terutama mengarah pada QR Code atau barcode kendaraan. Berdasarkan ketentuan Program Subsidi Tepat, QR Code kendaraan bersifat khusus dan hanya boleh digunakan untuk kendaraan yang terdaftar. QR Code juga tidak boleh dipertukarkan, dan pelayanan BBM subsidi dilakukan apabila QR Code sesuai dengan nomor polisi kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPH Migas sendiri menegaskan bahwa penggunaan QR Code merupakan bagian dari pengawasan agar BBM subsidi benar&#45;benar diterima konsumen yang berhak. Pada Juni 2026, BPH Migas bahkan menyebut masih menemukan indikasi QR Code yang tidak sesuai, termasuk kode kendaraan yang sudah tidak layak atau tidak lagi beroperasi tetapi digunakan untuk membeli solar subsidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, keberadaan sejumlah kendaraan besar milik perusahaan yang melakukan pengisian Biosolar subsidi di SPBU KM 11 patut menjadi perhatian dan perlu diverifikasi, bukan langsung disimpulkan sebagai pelanggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertanyaan pentingnya adalah: apakah setiap kendaraan tersebut menggunakan QR Code yang benar&#45;benar terdaftar atas kendaraan yang bersangkutan? Apakah nomor polisi sesuai dengan data QR Code? Berapa volume pengisian setiap kendaraan? Dan apakah kendaraan tersebut termasuk kategori konsumen yang berhak mendapatkan JBT Solar subsidi?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPH Migas sebelumnya juga menjelaskan bahwa ketidaktepatan sasaran dapat terjadi, antara lain akibat penggunaan BBM subsidi oleh sektor industri besar serta kendaraan yang melakukan pembelian melebihi ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, BPH Migas menegaskan bahwa subsidi harus disalurkan tepat sasaran dan tepat volume. Tidak semua pihak otomatis berhak memperoleh JBT Solar subsidi karena terdapat ketentuan mengenai konsumen pengguna dan mekanisme pengendaliannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka, kondisi antrean panjang di SPBU KM 11 bukan sekadar persoalan kendaraan menunggu BBM. Ada persoalan yang lebih besar yang perlu dijawab secara transparan: apakah distribusi Biosolar subsidi di SPBU tersebut sudah benar&#45;benar tepat sasaran?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat pun meminta pihak Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta instansi terkait turun melakukan pemeriksaan terhadap transaksi Biosolar di SPBU KM 11, termasuk mencocokkan data QR Code, nomor polisi, jenis kendaraan, volume pengisian, serta status kendaraan perusahaan yang melakukan pembelian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika seluruh persyaratan memang terpenuhi, masyarakat tentu membutuhkan penjelasan agar tidak muncul prasangka. Namun apabila ditemukan penggunaan QR Code yang tidak sesuai, pembelian melebihi ketentuan, atau kendaraan yang sebenarnya tidak berhak mendapatkan subsidi, maka pengawasan dan tindakan tegas dinilai diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, BBM subsidi merupakan uang negara. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya menikmati subsidi justru harus mengantre panjang, sementara distribusinya diduga lebih banyak dinikmati kendaraan&#45;kendaraan besar milik perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan : Arifin&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/15383624234-img-20260816-wa0001.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 08:29:33 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12008/antrean-panjang-di-spbu-km-11-siak-warga-pertanyakan-pengisian-solar-subsidi-oleh-truk-besar</guid></item><item><title>Ghatib Beghanyut, Menolak Bala Menjemput Tuah</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12007/ghatib-beghanyut-menolak-bala-menjemput-tuah</link><description>&lt;p&gt;SIAK &#45; Ghatib Beghanyut, tradisi keagamaan dan adat budaya masyarakat Melayu Siak Sri Indrapura. Pelaksanaannya berupa kegiatan zikir dan doa bersama di atas perahu atau kapal yang bergerak menyusuri Sungai Siak, yang oleh masyarakat Melayu dikenal sebagai Sungai Jantan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tradisi yang dilaksanakan pada Kamis, 13/8/2026, bertepatan 29 Safar 1448 Hijriah, kembali menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa bagi keselamatan negeri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Bupati Siak, Syamsurizal. syeh H. Zulfikar selaku pimpinan Ghatib berghanyut, Dandim 0322/Siak, Ketua Pengadilan Negeri kabupaten Siak, Pimpinan LAMR Kabupaten Siak, Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Siak,Alim Ulama, serta para Tokoh Masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat Siak, Ghatib Beghanyut bukan sekadar tradisi budaya. Di dalamnya terdapat nilai keagamaan yang kuat berupa ikhtiar spiritual dan doa bersama kepada Allah SWT agar negeri dijauhkan dari berbagai marabahaya, bencana, musibah, penyakit serta segala bentuk keburukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan perahu mengikuti arus air sungai memiliki makna simbolis. Masyarakat memaknainya sebagai doa dan ikhtiar agar segala marabahaya, penyakit dan keburukan dijauhkan dari negeri dan dibawa pergi mengikuti arus menuju laut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zikir, takbir dan tahlil yang dilantunkan bersama menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi berbagai ancaman kehidupan. Karena itu, ikhtiar lahiriah harus berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah, dengan senantiasa memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya Wakil Bupati Siak menyampaikan kegiatan Ghatib beghanyut ini sebagai warisan budaya leluhur syarat makna spiritual dan kearifan Melayu. Ini merupakan wujud kebersamaan kerendahan hati memohon Perlindungan kepada Allah SWT. Dengan tema Menolak bala menjemput Tuah bukan hanya menghindari musibah, tetapi juga menjauhkan diri segala perbuatan yang dapat mendatangkan kemudaratan. Menjemput Tuah upaya sungguh&#45;sungguh meraih keberkahan dengan jalan yang di ridhoi Allah SWT.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ghatib Beghanyut bukan hanya menghadirkan kenangan sejarah, tetapi juga menyimpan pesan penting bahwa ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kebersamaan, doa dan ikhtiar harus menjadi kekuatan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Ghatib Beghanyut diawali dengan rangkaian ziarah ke makam para Sultan dan tokoh pendiri Siak. Di antaranya makam Raja Kecik di Buantan, makam sultan Tengku Buwang asmara di mempura,kemudian di lanjutkan ziarah makam Sultan Syarif Kasim II, Makam Koto Tinggi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ziarah tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi saat ini bahwa kehidupan masyarakat Siak tidak dapat dilepaskan dari perjuangan para ulama, sultan, tokoh adat dan leluhur yang telah membangun negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada malam pelaksanaan, rangkaian kegiatan dimulai selepas salat Isya. Para peserta berjalan mulai dari masjid syahabudin, menuju makam koto tinggi kemudian melintasi depan istana siak, menuju pelabuhan LLASDP sambil melantunkan zikir, yang di mulai dari Suasana religius.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pelabuhan, peserta menaiki kapal feri/Roro dan perahu bermesin yang telah disiapkan untuk mengikuti perjalanan menyusuri Sungai Siak. Dari atas kapal dan perahu, suara zikir, takbir dan tahlil menggema sepanjang perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan kemudian menyusuri Sungai Siak hingga menuju kawasan Feri Penyeberangan Belantik, Desa Langkai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah gelapnya malam dan luasnya Sungai Siak, lantunan kalimat&#45;kalimat zikir menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam memohon keselamatan kepada Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Pemerintah Kabupaten Siak bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, pelestarian Ghatib Beghanyut bukan semata&#45;mata mempertahankan sebuah tradisi lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih dari itu, tradisi ini menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, silaturahmi dan persatuan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dalam satu suasana, duduk bersama, berzikir bersama dan berdoa bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nilai kebersamaan tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat. Tradisi lokal yang memiliki nilai keagamaan dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga identitas masyarakat Melayu Siak sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di atas Sungai Siak, Ghatib Beghanyut membawa pesan sederhana namun mendalam: manusia boleh berikhtiar sekuat tenaga, tetapi pada akhirnya keselamatan dan pertolongan adalah kehendak Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arus sungai yang membawa perahu menuju hilir menjadi simbol harapan agar segala bala dan keburukan dijauhkan dari negeri. Sementara lantunan zikir menjadi pengingat agar masyarakat senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tradisi ini juga mengajarkan bahwa menjaga negeri bukan hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan merawat doa, akhlak, persaudaraan dan nilai&#45;nilai kebaikan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ghatib Beghanyut 2026 akhirnya bukan sekadar perjalanan puluhan perahu menyusuri Sungai Siak. Ini adalah perjalanan spiritual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan untuk mengingat sejarah, merawat adat, mempererat persaudaraan dan bersama&#45;sama mengetuk pintu langit dengan doa. (mc/fin)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/76697858341-gbr-14082026164728.webp"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:55:03 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12007/ghatib-beghanyut-menolak-bala-menjemput-tuah</guid></item><item><title>Patroli Karhutla di Sialang Pasung, Babinsa Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12006/patroli-karhutla-di-sialang-pasung-babinsa-ingatkan-warga-tak-bakar-lahan</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serma E. Sembiring, bersama warga Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (15/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli dilakukan untuk memastikan tidak ada titik kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Serma E. Sembiring mengimbau warga untuk tidak membakar lahan maupun melakukan aktivitas memerun. Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Termasuk tidak membakar sampah sembarangan karena bisa memicu terjadinya kebakaran,” kata Serma E. Sembiring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sejak dini, terutama untuk mengantisipasi kebakaran yang dapat meluas ke kawasan hutan, lahan maupun kebun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil patroli di Desa Sialang Pasung, tidak ditemukan adanya kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan patroli kemudian selesai dalam kondisi aman, tertib dan lancar. Babinsa bersama masyarakat juga terus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/11805436149-img-20260815-wa0019.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:47:33 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12006/patroli-karhutla-di-sialang-pasung-babinsa-ingatkan-warga-tak-bakar-lahan</guid></item><item><title>Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Ajak Warga Tanjung Waspadai Cuaca Tak Menentu</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12005/babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-ajak-warga-tanjung-waspadai-cuaca-tak-menentu</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Muslim, menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Tanjung, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (15/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.05 WIB itu menjadi momentum bagi Sertu Muslim untuk mengingatkan warga agar tetap menjaga kerukunan sekaligus meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Komsos tersebut, Sertu Muslim mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keamanan, baik saat bekerja di kebun maupun ketika melakukan perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selalu hidup rukun dan berhati&#45;hati serta menjaga faktor keamanan dalam setiap melaksanakan kegiatan,” kata Sertu Muslim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain soal keamanan, ia juga mengajak masyarakat membangkitkan kembali semangat gotong royong. Warga diingatkan untuk bersama&#45;sama menjaga kebersihan lingkungan, termasuk memastikan saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu dinilai penting mengingat kondisi cuaca belakangan ini yang cenderung tidak menentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan serta saluran air, mengingat cuaca saat ini tidak menentu,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sertu Muslim berharap kegiatan Komsos tersebut dapat mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat sekaligus mendorong warga lebih peduli terhadap keamanan dan kondisi lingkungan di wilayah Desa Tanjung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/9021651330-img-20260815-wa0016.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 13:44:28 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12005/babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-ajak-warga-tanjung-waspadai-cuaca-tak-menentu</guid></item><item><title>Belasan Truk ODOL Ditertibkan di Tol Pekanbaru &#45; Dumai, Enam Diberi Teguran</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12004/belasan-truk-odol-ditertibkan-di-tol-pekanbaru--dumai-enam-diberi-teguran</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Tim gabungan melakukan penertibkan belasan kendaraan angkutan barang yang diduga melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Load (ODOL), di Jalan Tol Pekanbaru&#45;Dumai (Permai), Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi penertiban ini melibatkan Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kemenhub dan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan disiplin serta keselamatan berlalu lintas,&quot; kata Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi ini digelar sore hari, dipimipin Kasi Tatib Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau Kompol Indra Sakti, melibatkan 24 personel gabungan dilibatkan, terdiri dari 8 personel Ditlantas Polda Riau, 9 personel BPTD Kemenhub dan 7 personel Dishub Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendaraan yang menjadi sasaran petugas adalah yang kedapatan melanggar ketentuan dimensi maupun muatan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hasil penertiban, sebanyak 14 peringatan tertulis diberikan, yakni 9 berkas oleh BPTD Kemenhub dan 5 berkas oleh Dishub Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, personel Ditlantas Polda Riau memberikan enam teguran tertulis terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan,&quot; ujar Jeki.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disamping penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesan yang disampaikan adalah agar pengemudi selalu memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, tidak membawa muatan melebihi ketentuan, serta menggunakan kendaraan dengan dimensi sesuai aturan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setiap pengemudi juga diminta mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman dan tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara,&quot; kata Jeki.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jeki menegaskan, operasipenertiban ODOL ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di ruas tol yang memiliki karakteristik kecepatan kendaraan relatif tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penertiban ODOL bukan semata&#45;mata tentang penindakan terhadap pelanggaran, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana kita bersama&#45;sama membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas,” ujar Jeki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kendaraan dengan dimensi dan muatan yang tidak sesuai ketentuan berpotensi membahayakan keselamatan karena dapat memengaruhi kemampuan kendaraan saat melakukan pengereman maupun bermanuver.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak seluruh pengemudi dan pelaku usaha angkutan untuk tidak memaksakan kendaraan membawa muatan melebihi kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Pastikan kendaraan laik jalan, patuhi batas kecepatan, jaga jarak aman dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegasnya. (mcr)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/82964671598-1786715567-6a7f1dafd6ea2.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 12:36:45 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12004/belasan-truk-odol-ditertibkan-di-tol-pekanbaru--dumai-enam-diberi-teguran</guid></item><item><title>Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Patroli Bersama Bhabinkamtibmas dan Warga</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12003/cegah-karhutla-babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-patroli-bersama-bhabinkamtibmas-dan-warga</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Sertu Amsyaya.D bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan, dan kebun di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam patroli tersebut, Sertu Amsyaya bersama Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sertu Amsyaya mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Patroli ini kami lakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, lahan, dan kebun. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Sertu Amsyaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya titik atau kejadian karhutla di wilayah Desa Insit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan patroli kemudian selesai dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/63535733555-img-20260814-wa0016.jpg"/><pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:31:57 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12003/cegah-karhutla-babinsa-koramil-02-tebing-tinggi-patroli-bersama-bhabinkamtibmas-dan-warga</guid></item><item><title>Serma E. Sembiring Hadiri Upacara HUT Pramuka ke&#45;65 di Rangsang Barat</title><link>https://www.riautime.com/news/detail/12002/serma-e-sembiring-hadiri-upacara-hut-pramuka-ke65-di-rangsang-barat</link><description>&lt;p&gt;MERANTI – Anggota Koramil 02/Tebing Tinggi, Serma E. Sembiring, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke&#45;65 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Serma E. Sembiring dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelaksanaan kegiatan kepramukaan sekaligus pembinaan generasi muda di wilayah Kecamatan Rangsang Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara tersebut dihadiri Camat Rangsang Barat Jefri SIP, Kanit Binmas Polsek Rangsang Barat Aiptu T. Iskak yang mewakili Kapolsek, Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah Noviarni S. SY, Korwil, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat, serta para kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se&#45;Kecamatan Rangsang Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, upacara diikuti para peserta dari sekolah&#45;sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Rangsang Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serma E. Sembiring mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab generasi muda,” ujar Serma E. Sembiring.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara peringatan HUT Gerakan Pramuka ke&#45;65 berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.riautime.com/assets/berita/original/83807248668-img-20260814-wa0014.jpg"/><pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:28:51 +0700</pubDate><guid>https://www.riautime.com/news/detail/12002/serma-e-sembiring-hadiri-upacara-hut-pramuka-ke65-di-rangsang-barat</guid></item></channel></rss>