Korban Pembacokan di Pulau Merbau Meninggal Sebelum Tiba di RSUD Selatpanjang
MERANTI – Pemuda berinisial J (17), warga Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Selatpanjang setelah menjadi korban pembacokan sadis yang diduga dilakukan oleh pamannya sendiri, Ar alias A.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu (20/07/2025) pagi ini sempat menggemparkan warga Desa Renak Dungun. J dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka serius di beberapa bagian tubuhnya.
Menurut kesaksian warga di lokasi kejadian, korban mengalami luka bacok yang sangat parah di kepala, tangan, dan tubuh. Warga yang menyaksikan insiden tersebut segera berinisiatif untuk membawa korban ke RSUD Selatpanjang demi mendapatkan pertolongan medis secepatnya.
Namun, nasib berkata lain. J dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
"Informasinya, korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menggunakan speed boat menuju Selatpanjang," kata salah seorang warga.
Sebelumnya, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, membenarkan adanya peristiwa pembacokan ini.
"Iya, kami sudah menerima laporan kejadian pembacokan tersebut. Anggota kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Roemin Putra singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, motif di balik aksi pembacokan yang menewaskan J ini masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa nahas ini. (And)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar