Abdul Kosim, Politisi Santun yang Kian Dipandang Publik sebagai Harapan Baru Dumai 2029
DUMAI — Nama H. Abdul Kosim, Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKS, belakangan semakin sering disebut di tengah obrolan warga Dumai. Bukan lantaran pencitraan berlebihan, melainkan karena gaya kepemimpinannya yang dianggap dekat, sederhana namun dinilai publik memiliki rekam jejak kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Meski 2029 masih lama lagi, beliau juga belum mau menyatakan kesiapan untuk itu, akan tetapi nama Abdul Kosim ramai diperbincangkan di berbagai ruang diskusi masyarakat, mulai dari kelompok warga, pelaku UMKM, komunitas pemuda, hingga di warung-warung kopi. Sosoknya dinilai hadir dengan pendekatan politik yang membumi, santun, komunikatif dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat Dumai.
Di banyak kesempatan reses maupun kunjungan lapangan, Abdul Kosim terlihat berinteraksi langsung dengan warga tanpa protokoler berlebihan. Baginya, kepercayaan lahir dari pertemuan, bukan sekadar poster atau baliho.
“Amanah itu bukan tentang seberapa tinggi jabatan, tapi bagaimana kita hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya saat ditemui di salah satu kegiatannya
Menurut pengamat politik dan sosial, Andi Irwandi, Pak Dewan Abdul Kosim ini memiliki modal sosial dan politik yang cukup signifikan. Pengalamannya di level provinsi disebut menjadi nilai tambah, terutama dalam hal jejaring dan pemahaman terhadap sistem pemerintahan.
“Modal ini penting jika berbicara soal Dumai ke depan. Tantangan bukan hanya soal program, tapi juga akses anggaran, komunikasi lintas lembaga, dan keberanian memastikan kepentingan Dumai terdengar hingga tingkat provinsi dan pusat,” jelas Andi.
Sejumlah warga pun menilai kehadiran Abdul Kosim selama ini dianggap bukan sekadar seremonial, menanggapi banyaknya dukungan dan dorongan dari masyarakat, Abdul Kosim memilih menjaga sikap. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya masih pada tugas di DPRD Provinsi Riau. “Saya masih bekerja. Soal 2029 biarlah waktu dan masyarakat yang menjawab. Yang terpenting, hasil kerja bisa dirasakan,” tuturnya.
Pernyataan tersebut semakin mendorong spekulasi publik. Tidak sedikit yang menilai sikap merendah itu merupakan bagian dari etika politik yang ingin beliau jaga.
Masyarakat Menanti Arah Baru
Di tengah kebutuhan akan pemimpin yang mampu menghadirkan stabilitas dan inovasi yang komunikatif sebagian warga Dumai menaruh harapan bahwa Pilkada 2029 akan melahirkan tokoh baru yang berorientasi pada pelayanan publik, bukan sekadar ambisi politik.
Untuk sementara, nama Abdul Kosim menjadi salah satu yang menonjol di radar dan apakah beliau ini akan benar-benar menuju kontestasi, publik masih menunggu langkah lanjutan. Namun satu hal yang disepakati banyak pihak, politik Dumai mulai bergerak dan kehadiran figur seperti Abdul Kosim menjadi bagian dari perubahan narasi tersebut.
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar