Arus Balik Memuncak hingga H+9 Lebaran, Rekor Tertinggi di H+8
MERANTI - Pergerakan penumpang angkutan laut di Kepulauan Meranti masih berada dalam tekanan tinggi hingga H+9 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Meski fase kepadatan berlangsung hingga hari tersebut, catatan jumlah penumpang tertinggi tetap terjadi pada H+8 dengan total 6.040 orang dalam satu hari.
Berdasarkan data KSOP Kelas IV Selatpanjang, pada H+9 atau 30 Maret 2026, aktivitas pelayaran masih sangat padat dengan 57 kunjungan kapal dan total 4.562 penumpang. Arus keberangkatan mendominasi dengan 3.175 penumpang, sementara 1.387 lainnya tercatat tiba.
Kondisi ini merupakan lanjutan dari lonjakan besar pada H+8 (29 Maret 2026) yang menjadi puncak tertinggi selama periode mudik dan arus balik tahun ini. Pada hari itu, 56 kunjungan kapal mengangkut total 6.040 penumpang, terdiri dari 3.697 penumpang berangkat dan 2.343 penumpang datang.
Sehari sebelumnya, pada H+7 (28 Maret 2026), pergerakan juga sudah sangat tinggi dengan 57 kunjungan kapal dan total 5.912 penumpang. Lonjakan bertahap ini menunjukkan bahwa arus balik terjadi dalam beberapa gelombang sebelum akhirnya mulai mereda.
Memasuki H+10 atau tepatnya pada 31 Maret 2026, tren penumpang mulai menunjukkan penurunan. Tercatat sebanyak 52 kunjungan kapal dengan total 3.244 penumpang, dengan rincian 967 penumpang turun dan 2.277 penumpang naik. Penurunan ini menandai mulai terurainya kepadatan setelah puncak arus balik.
Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo melalui petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan, Ade Kurniawan, menjelaskan bahwa tingginya arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang dipicu oleh beririsan dua momentum besar, yakni lebaran dan tradisi Cengbeng.
"Kalau kemarin itu bersamaan antara Lebaran dan Cengbeng, sehingga penumpang meningkat tajam dalam waktu bersamaan," ujar Ade Kurniawan, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, memasuki H+10 atau 31 Maret 2026, jumlah penumpang mulai menunjukkan tren penurunan. Hal ini seiring berakhirnya masa libur Idulfitri, meskipun rangkaian tradisi Cengbeng masih berlangsung hingga 4 April mendatang.
"Untuk hari ini sudah mulai menurun. Libur Lebaran sudah usai, meskipun Cengbeng masih berlangsung sampai 4 April, tapi penumpang sudah mulai terurai," jelasnya.
Jika ditarik ke awal periode Lebaran, pergerakan penumpang sudah terlihat sejak hari pertama. Pada H1 Lebaran (20 Maret 2026), tercatat 36 kunjungan kapal dengan total 1.877 penumpang, didominasi oleh penumpang datang sebanyak 1.499 orang, sementara 378 lainnya berangkat.
Kemudian pada H2 Lebaran (21 Maret 2026), jumlah kunjungan kapal tercatat 16 trip dengan total 1.122 penumpang. Rinciannya, 797 penumpang turun dan 325 penumpang berangkat.
Memasuki fase arus balik, grafik pergerakan meningkat tajam hingga mencapai puncaknya pada H+8 dan masih bertahan tinggi di H+9 sebelum akhirnya mulai melandai di H+10.
Di lapangan, kepadatan sempat memicu antrean panjang, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan. Namun, situasi tetap terkendali berkat pengaturan intensif dari petugas pelabuhan.
KSOP Selatpanjang memperketat pengawasan di titik-titik rawan kepadatan, khususnya di Pelabuhan Tanjung Harapan. Pemeriksaan tiket dilakukan lebih disiplin, arus naik-turun penumpang diatur secara sistematis, serta kapasitas kapal diawasi ketat agar tidak melebihi batas.
"Kami memprioritaskan pengawasan di titik-titik rawan kepadatan, terutama di Pelabuhan Tanjung Harapan. Semua prosedur keselamatan wajib dipenuhi sebelum kapal diberangkatkan," tegas Ade.
Selain itu, setiap kapal yang akan berlayar wajib melalui pemeriksaan kelayakan, termasuk memastikan ketersediaan alat keselamatan seperti jaket pelampung serta keakuratan data manifest penumpang.
Meski sempat dilanda lonjakan besar akibat dua momentum yang bersamaan, operasional pelayaran di Selatpanjang tetap berjalan lancar. Memasuki H+10, arus penumpang mulai terurai, menandai berakhirnya fase puncak mobilitas masyarakat di jalur laut Kepulauan Meranti tahun ini.(red)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar