News

Jelang Aksi, Ketua PMII Cabang Bengkalis Tegaskan Jangan Ada Pihak yang Ingin jadi "Pahlawan"

Ketua PC PMII Bengkalis, Rudi Hartono

Bengkalis- Menjelang aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan Senin mendatang Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Bengkalis menduga ada pihak pihak yang berupaya mencederai aksi unjuka rasa yang akan mereka lakukan. 
 

Hal ini diungkapkan Ketua PMII Cabang Bengkalis, Rudi Hartono melalui siaran persnya, Jumat (27/10/2023). 

Rudi mengaku ada indikasi dari beberapa oknum yang mengklaim dan berupaya menjadi pahlawan kesiangan dari gerakan yang baru saja dibangun oleh PMII Bengkalis akhir akhir ini. 

"Saya mengindikasi adanya oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, lalu kemudian mencoba mencederai gerakan ini dengan motif yang tidak jelas. Saya mengutuk keras dan saya akan terus berdiri paling depan guna menjaga marwah organisasi," sebut Rudi Hartono. 

Mengenai aksi yang akan dilakukan, Rudi mengaku telah melakukan kajian dan konsolidasi terkait beberapa isu yang ada di Kabupaten Bengkalis, serta sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi ke kepolisian. 

"Aksi ini murni kami suarakan untuk kepentingan masyarakat, jangan ada yang main-main. Saya dan beberapa penanggung jawab lapangan lainnya akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntas," tegasnya. 

Ketika dihubungi, disinggung soal laporan yang baru baru ini dilayangkan PMII Bengkalis ke Badan Kehormatan Dewan, ia mengaku itu menjadi poin penting yang akan disuarakan. 

"Ya itu menjadi bagian yang akan kami suarakan," tambahya lagi.

Sebelumnya diketahui PMII Cabang Bengkalis telah melaporkan Ruby Handoko alias Akok terkait dugaan keterlibatan dan sebagai pengendali proyek peningkatan 
Jalan lingkar senilai 9.6 miliar rupiah.



[Ikuti RiauTime.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan