Modus Donasi Yatim, Pelaku Penipuan Gunakan Foto Wabup Bengkalis
BENGKALIS -- Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan penipuan yang mencatut nama Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso. Modus yang digunakan pelaku adalah menyebarkan poster ajakan donasi untuk anak yatim dan yatim piatu dengan menggunakan foto wakil bupati.
Informasi tersebut beredar di berbagai saluran komunikasi masyarakat. Dalam poster itu tercantum narasi ajakan sedekah serta nomor rekening pribadi yang diminta untuk menerima transfer dana dari masyarakat.
Pemerintah daerah menilai praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat apabila tidak segera diantisipasi. Karena itu, warga diminta tidak mudah mempercayai ajakan donasi yang tidak memiliki sumber resmi.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaku diduga masih terus menyebarkan ajakan donasi kepada masyarakat. Modusnya dengan meyakinkan calon korban agar mentransfer sejumlah dana melalui nomor telepon +62 812 2822 5931 ke rekening Seabank 901154702333 yang dicantumkan dalam poster tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis, Agus Sofyan, mengatakan masyarakat perlu lebih cermat dalam menyikapi setiap informasi digital yang beredar, terutama yang mengatasnamakan pejabat daerah.
“Di era digital saat ini, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi. Jangan mudah tergiur oleh ajakan yang menggunakan nama pejabat, foto resmi, maupun simbol pemerintahan, karena hal tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan pribadi,” kata Agus.
Ia mengimbau masyarakat segera melakukan konfirmasi melalui saluran resmi pemerintah daerah atau aparat setempat apabila menerima ajakan donasi, bantuan sosial, atau permintaan transfer dana yang mencurigakan.
Menurut Agus, setiap kegiatan penggalangan dana yang mengatasnamakan pejabat daerah atau lembaga pemerintah seharusnya memiliki mekanisme resmi dan dapat ditelusuri sumber informasinya.
“Apabila ada permintaan donasi atau transfer dana yang langsung mengarah ke rekening pribadi tanpa penjelasan resmi, masyarakat sebaiknya tidak langsung menindaklanjuti sebelum melakukan konfirmasi kepada instansi terkait. Kehati-hatian ini penting agar masyarakat terhindar dari potensi kerugian,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan penyalahgunaan nama pejabat daerah maupun institusi pemerintah untuk kepentingan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (disk/rtm)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar