Berkat Do'a Ayah dan Bunda, Ko'i Raih Cita-cita Jadi Abdi Negara
PEKANBARU-- Perjuangan dan kegigihan remaja bernama Afif Khoiri (20) untuk menjadi Abdi Negara sangat luar biasa. Pemuda yang kini tinggal bersama orangtuanya di Perumahan Purna Griya Mas, RT 01, RW 15, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani ini kini sudah memantapkan hatinya sebagai prajurit TNI Angkatan Darat (AD).
Remaja yang biasa disapa Ko'i oleh rekan-rekannya ini mempunyai cerita yang pantas untuk ditiru oleh pemuda atau remaja lainnya dalam mengejar cita-cita.
Menurut informasi Ko'i lahir pada tanggal 16 November 2006 di Kota Bertuah (Pekanbaru-red). Sejak menduduki Sekolah Dasar (SD), anak sulung dari pasangan Darlisman (bang Buyung) dan Mia Safitri ini sudah mempunyai cita-cita ingin menjadi Abdi Negara.
Langkah untuk meraih cita-cita tak gampang dialami Ko'i. Sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK) Ko'i selalu membantu orangtuanya.
Kerja keras sang orangtua Afit Khoiri ini menurun ke anak sulungnya ini. Ko'i bisa dikatakan pemuda yang mandiri dan taat kepada orangtuanya Darliman dan Mia Safitri. Ayunan tangan dan langkah kakinya selalu ia nampakan kepada orangtuanya, bahwa ia bukanlah lelaki pantang menyerah. Ko'i membuktikan kalau dia petarung dalam bidang apapun, asalkan kedua orangtuanya bahagia. Begitu juga untuk adik-adik supaya tidak mudah patah semangat dalam meraih cita-cita.
Setelah tamat dari sekolah, Ko'i anak tertua dari 5 bersaudara ini mulailah menujukan kepada orangtua bahwa dia bukan lelaki yang menyerah sebelum bertarung. Selain itu, Ko'i juga menampakan diri kepada 4 adiknya, bahwa laki-laki itu adalah pengangkat derajat orangtua dan keluarga.
Hal ini dibuktikan Ko'i kepada sang ayah dan bunda serta adik-adiknya. Awalnya Ko'i mencoba bertarung untuk menjadi seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), namun tuhan berkehendak lain. Di sini langkah Ko'i terhenti. Ia gagal dalam mengikuti tes Polri tersebut.
Yang namanya petarung, Ko'i tak menyerah. Ia ingin membuktikan kepada ayah dan bunda serta adik-adiknya bahwa ia bisa mengangkat martabat keluarganya.
Dengan air mata bergelinang dan do'a, sang ayah Darliman dan bunda Mia Safitri rela melepas putra pertamanya untuk raih cita-citanya sebagai penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kali ini langkah Afit Khoiri alias Ko'i dimudahkan oleh sang pencipta. Beberapa tes berhasil dilalui Ko'i dengan berkat do'a sang ayah dan bundanya. Akhirnya ia menyandang sebagai prajurit TNI AD, yang Insya Allah, Senin depan (23/3/2026) Afit Khoiri akan berangkat mengikut pendidikan di Rindam I Bukit Barisan di Siantar, Sumatera Utara.
Kepada riautime.com, Afit Khoiri alias Ko'i menceritakan, ia sangat mengharapkan kedepannya banyak pemuda di Perumahan Purna Griya Mas yang menjadi Abdi Negara, baik itu menjadi anggota Polri maupun TNI.
Namun Ko'i hanya berpesan, untuk menjadi Abdi Negara harus bekerja keras, dan yang paling utama do'a dari kedua orangtua. "Saya ini lulus menjadi prajurit TNI ini tidak lepas dari do'a ayah dan bunda Om. Terima kasih ayah, terima kasih bunda, do'a mu yang mengantarkan anak mu ini untuk mengabdi kepada Nusa dan Bangsa, NKRI harga mati ayah," kata Ko'i diakhir cerita.***
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar