Satgas Gempar Dumai Serukan Penyelesaian Bijak Dinamika Internal GRIB Jaya
DUMAI – Dinamika yang tengah berlangsung di tubuh organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya Kota Dumai terus menjadi perhatian berbagai pihak. Menyikapi situasi tersebut, Satgas Gempar (Satuan Tugas Gerakan Pemuda Pariaman) Kota Dumai mengambil sikap menyejukkan dengan menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara bijak dan bermartabat.
Komandan Satgas Gempar Kota Dumai, Uncu Andre, menegaskan bahwa pihaknya tidak berada dalam kapasitas mencampuri urusan internal GRIB Jaya. Namun, sebagai bagian dari elemen masyarakat Dumai, mereka merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kondusivitas daerah.
“Kami tidak ingin mencampuri urusan internal organisasi GRIB Jaya. Namun sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami merasa terpanggil untuk mendorong terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Dumai,” ujar Uncu Andre, Sabtu (4/4/2026).
Satgas Gempar menilai musyawarah untuk mufakat merupakan langkah terbaik dalam menyikapi dinamika yang berkembang. Dialog terbuka yang melibatkan seluruh unsur organisasi, terutama dari tingkat bawah seperti Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting, diyakini mampu melahirkan keputusan yang adil sekaligus menjaga soliditas organisasi.
Di sisi lain, menguatnya dukungan terhadap Agus Tera dari tujuh PAC dan 33 ranting GRIB Jaya Kota Dumai dinilai sebagai aspirasi penting yang tidak bisa diabaikan. Hal tersebut dinilai patut menjadi pertimbangan bagi pengurus di tingkat daerah maupun pusat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menyikapi dinamika ini dengan dewasa, mengedepankan musyawarah, serta mendengar aspirasi dari bawah sebagai bagian dari proses organisasi yang sehat,” lanjutnya.
Satgas Gempar juga menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil harus mampu merangkul seluruh elemen organisasi serta menjunjung tinggi prinsip kebersamaan, guna mencegah potensi perpecahan berkepanjangan.
Menjaga stabilitas dan keamanan Kota Dumai, menurut mereka, merupakan prioritas utama. Karena itu, seluruh pihak diimbau untuk menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang sehat.
“Kondusivitas Kota Dumai adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai dinamika internal organisasi mengganggu stabilitas daerah. Mari kita jaga persatuan demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Uncu Andre mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga semangat persatuan dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan demi terciptanya Dumai yang damai.
Dengan sikap tersebut, diharapkan dinamika yang terjadi di tubuh GRIB Jaya Kota Dumai dapat segera menemukan solusi terbaik secara damai, bijaksana, serta mampu memperkuat persatuan organisasi ke depan. (*)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar