PT TKWL Kembali Mangkir dari RDP, Anggota DPRD Siak Meradang
SIAK -- Kemarahan anggota DPRD Siak, Sabar Sinaga, pecah dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait persoalan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar Wilayah Perusahaan (FPKMS), setelah PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) kembali mangkir untuk kedua kalinya dari undangan resmi DPRD Siak.
Dalam hearing yang digelar di Kantor DPRD Siak, Senin (18/5), Sabar mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan FPKMS yang selama ini menjadi perhatian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kekesalan itu memuncak saat Sabar menghubungi Humas PT TKWL, Cecep, melalui sambungan telepon di tengah rapat. Politisi Partai Demokrat tersebut menilai perusahaan tidak menghargai DPRD maupun masyarakat yang hadir dalam forum resmi itu.
"Kalau pimpinan kalian tidak bisa hadir, suruh saja tukang sapu kalian datang mewakili di sini," kesal Sabar.
Menurut dia, pada undangan hearing pertama pihak perusahaan meminta penjadwalan ulang tanpa alasan yang jelas. Namun pada hearing kedua, PT TKWL kembali tidak menghadiri undangan resmi DPRD Siak.
"Kalau seperti ini, PT TKWL tidak menghargai DPRD Siak. Kami mengundang perusahaan untuk mencari solusi bersama, bukan mencari-cari kesalahan," ujarnya.
Meski kecewa, forum hearing masih memberikan kesempatan kepada pihak perusahaan untuk hadir hingga pukul 14.00 WIB agar persoalan yang dibahas dapat diselesaikan melalui dialog bersama.
Rapat dengar pendapat itu membahas fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar wilayah perusahaan. Forum tersebut dihadiri warga, Penghulu Buatan Besar, Camat Siak, Sekretaris Kecamatan Bungaraya, Kepala Dinas DKPPP, Kepala BPN, Kepala Dinas Pertanian, Adwil, serta unsur DPRD Siak.
Ketidakhadiran PT TKWL dalam forum resmi tersebut pun menuai sorotan. Sikap perusahaan dinilai menunjukkan minimnya itikad baik dalam merespons dan menampung aspirasi masyarakat sekitar wilayah operasionalnya. **
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar