Personil Koramil Bersama Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Gemala Sari
MERANTI - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Dusun Pendapat, Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, memasuki hari keempat pada Sabtu (5/9/2026).
Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran sejak pukul 08.00 WIB. Kondisi lahan yang didominasi tanah gambut, semak belukar dan kebun masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam penanganan Karhutla.
Berdasarkan hasil pemantauan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare, sementara sekitar 15 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.
Namun, sejumlah titik yang sebelumnya telah padam masih berpotensi kembali muncul api. Tim gabungan terus melakukan pendinginan untuk memastikan bara dan titik panas tidak kembali menyala maupun meluas.
Dalam penanganan Karhutla tersebut, personel gabungan yang terlibat terdiri dari TNI sebanyak 4 orang, Polri 20 orang, Brimob 25 orang, tim kecamatan 8 orang, PT SRL 10 orang, masyarakat 15 orang, MPA 5 orang, PT Sempurna 4 orang dan BPBD 10 orang.
Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan, di antaranya satu unit helikopter, satu unit excavator, dua unit mesin Mark-3, tujuh unit mesin Mini Stracker, selang hisap, puluhan selang penyalur, Y Connector serta sejumlah nozzle.
Cuaca cerah dengan kondisi angin yang berubah-ubah arah turut menjadi kendala di lapangan. Selain itu, kondisi tanah gambut yang kering serta jarak sumber air sekitar 400 meter dari lokasi kebakaran membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar.
Lokasi kebakaran juga berjarak sekitar 50 kilometer dari Koramil, sehingga diperlukan dukungan personel dan sarana pemadam yang memadai untuk mempercepat penanganan.
Penyebab kebakaran serta pemilik lahan hingga saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Rangsang.
Tim gabungan terus melakukan pemadaman terhadap titik api yang belum padam sekaligus pendinginan pada area yang telah terbakar. Pemantauan secara berkelanjutan juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Hingga pukul 14.00 WIB, kegiatan pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung. Situasi di lokasi secara umum aman dan kondusif.
Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, BPBD, MPA, pihak perusahaan dan masyarakat terus dilakukan guna mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya Karhutla di wilayah tersebut.
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar