Kasihan, Tanaman Sawit Milik Warga Srigading Dirusak Orang Tidak Bertanggungjawab, Gubuk Dibakar
Lubuk Dalam - Parto warga Srigading, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, sangat terpukul. Tanaman sawit miliknya dirusak dan gubuk di kebun tersebut dibakar orang tidak bertanggung jawab, pada 12 Juli 2024.
Tanaman sawit tersebut dirusak dengan cara sadis yakni dicincang hingga gundul, bahkan gubuk yang biasa tempatnya berteduh pun dibakar oleh orang tersebut.
Kepada wartawan, Paryo menjelaskan kronologi kejadian bermula pada saat parto hendak ke kebun sawit nya yang biasa dilakukan mengurus dan membersihkan kebun miliknya, namun sesampai nya di kebun tiba-tiba ia kaget setelah melihat beberapa batang sawit nya sudah terang di cincang hingga gundul, bahkan gubuk nya pun sudah hangus terbakar.
"Seperti biasa saya membersihkan kebun saya, karna memang saya ini kerjaan tani, setelah sampe di kebun saya liat bebarapa batang sawit saya sudah gundul di cincang dan gubuk saya di bakar,sekitar 11 pohon sawit yang di rusak bang," ujar parto Minggu (14/07/2024).
Menurutnya ada orang yang tidak senang dengan dirinya, hingga ada nya kerusakan yang di lakukan pelaku, saat ini belum jelas di ketahui pelaku yang merusak kebun milik nya hinga pembakaran gubuk tersebut, namun di areal perkebunan milik nya ada dua ekor sapi yang terikat tepat dekat areal kerusakan tersebut.
Untuk menindak lanjuti kerusakan sawit dan pembakaran gubuk nya parto membawa sapi tersebut ke halaman lapangan yang tak jauh dari kantor desa, agar mengetahui siapa pemilik sapi tersebut.karna diri nya menduga kuat ada kaitan nya dengan sapi sapi tersebut, agar lebih jelas nya sapi pun di bawa oleh parto.
"Di lokasi kebun saya ada dua ekor sapi yang diikat, kemudian saya bawa ke halaman lapangan kantor desa srigading,pada hari itu kejadian kenapa ada sapi di kebun saya, tentu saya menduga sapi ini milik siapa. Agar tau pemilik nya makanya saya bawa, tentu pada hari itu juga kebun sawit saya di rusak, disitu ada sapi terikat, arti nya saya menduga pemilik sapi atau pihak yang menjaga sapi ada kaitan nya dengan hal ini semua," turur Parto.
Dirinya hanya menuntut haknya dan meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang sudah merusak dan membakar gubuk milik diri nya.
"Saya hanya minta hak tangung jawab kepada orang yang sudah merusak kebun saya dan membakar gubuk saya secara sadis mas," tambahnya.
Kepala penghulu Kampung, Sujarwo ketika dikonfirmasi wartawan terkait warganya yang mengalami kasus tersebut, tidak memberikan jawaban yang dikirim melalui pesan via wabshap Minggu 14/07/2024 malam.
Terkait kasus pengrusakan sawit dan pembakaran gubuk parto,akan di selesai kan pada Senin 15/07/2024 di kantor desa srigading.
"Besok katanya mas diselesaikan dan dicari solusi nya di kantor desa mas.saya hanya orang kecil yang tidak tau apa apa, jika ini tidak selesai mungkin saya akan buat laporan kepada kepolisian agar menindak lanjuti kasus ini mas.agar semua terang siapa pelaku dibalik kerusakan sawit dan pembakaran gubuk saya," tutup Parto.
Setiap warga kampung jika ada suatu permasalahan maka itu pun menjdi tangung jawab seorang pemimpin kampung di wilayah nya masing-masing.maka kasus ini pun kepala kampung wajib membantu menyelesaikan persoalan kepada warga nya yang bermasalah baik apa pun.
Arifin
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar