Anggaran Jalan di Pulau Merbau Dipangkas Rp26 Miliar, Pembangunan Tetap Dilanjutkan
MERANTI - Pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, tetap dilanjutkan meskipun mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp26 miliaar.
Pemotongan ini merupakan bagian dari rasionalisasi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat terhadap sejumlah proyek daerah padaa tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, saat dikonfirmasi pada Kamis (17/7/2025) mengungkapkan bahwa total anggaran PUPR yang dirasionalisasi mencapai Rp100 milyar lebih.
Khusus untuk proyek pembangunan jalan di Pulau Merbau, lanjut Fajar, pemotongan dilakukan terhadap anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Specific.
"Untuk tahun ini saja, anggaran kita dirasionalisasi sebesar seratus miliar lebih. Dan khusus Jalan Pulau Merbau, dipotong Rp26 miliar," Ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak akan dihentikan. Pemerintah daerah terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar program strategis tersebut tetap berjalan.
"Masyarakat Pulau Merbau jangan khawatir, karena pembangunan tetap dilanjutkan. Setidaknya, tahun ini pembangunan jalan Semukut-Kuala Merbau dikerjakan sekitar 1,7 kilometer dengan Anggaran 3 miliar lebih." Jelasnya.
Fajar menambahkan bahwa pekerjaan fisik akan menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan. Ia berharap tambahan anggaran akan turun pada September hingga Desember agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan sesuai target.
"Untuk tahun ini mungkin akan dibantu lagi pada bulan September, Oktober, November, dan Desember. Dalam waktu empat bulan itu, kita lihat bisa dapat berapa meter jalan yang dikerjakan," Tutupnya. (And)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar