Maraknya Peron Diduga Ilegal dan Mobil Overload Ancam Infrastruktur Jalan di Siak
SIAK -- Maraknya aktivitas peron sawit diduga ilegal di Kabupaten Siak menjadi sorotan publik. Keberadaan peron-peron tak berizin ini diduga kuat menjadi penyebab utama banyaknya kendaraan angkutan sawit yang melebihi kapasitas muatan melintas di jalan-jalan utama dan jembatan Siak, yang berdampak langsung pada kerusakan infrastruktur.
Dari pantauan di lapangan, kendaraan pengangkut buah sawit tidak hanya menggunakan mobil colt diesel, tetapi juga mobil tronton berkapasitas besar.
Ironisnya, armada ini kerap melintasi jembatan dan ruas jalan utama di Kabupaten Siak, termasuk Jalan Pemda Siak lintas Siak–Buatan yang kini kembali mengalami kerusakan parah, padahal jalan tersebut belum lama diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Sejumlah pihak menilai para pengusaha peron lebih mementingkan keuntungan pribadi ketimbang dampak buruk terhadap fasilitas umum.
Salah seorang petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Ali, tak menampik jika sejumlah mobil pengangkut seringkali membawa muatan melebihi kapasitas. Bukan hanya roda enam, bahkan mereka berani pakai tronton.
"Jika menyalahi aturan tentu kita tindak. Namun kami sering kali mendapat ancaman dari sopir saat mencoba menghentikan mereka. Terkadang kami nyaris ditabrak," ujar Ali.
Petugas Dishub lainnya, Eno juga mengaku pihaknya kesulitan bertindak tanpa dukungan dari aparat kepolisian maupun instruksi dari atasan.
"Kami tidak bisa bertindak tegas kalau tidak ada BKO dari Polres Siak dan perintah dari pimpinan. Kalau tidak ada itu, ya kami tidak berani hentikan," ungkapnya, Selasa malam (30/7/2025).
Laporan: Arifin
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar