Masyarakat Keluhkan Kondisi Jalan Desa Renak Dungun Rusak Parah
MERANTI - Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti yang rusak parah dan sangat memperhatikan. Selain berlobang-lobang banyak juga besi yang tumbuh di tengah jalan.
Dari pantauan wartawan RiauTime.com pada Selasa (11/03/2025) kondisi rusak parah terlihat di jalan Dusun 3 Rintis Desa Renak Dungun, jalan ini merupakan jalan lintas antar desa menuju ke Kabupaten Kepulauan Meranti yang mènghubungkan Desa Semukut, Desa Batang Meranti menuju ke desa Renak Dungun, Desa Kuala Merbau dan sekitarnya.
Jalan Dusun 3 Rintis Desa Renak Dungun ini berada di sekitar kantor Camat Pulau Merbau dengan lebar 3,5 meter yang dibangun pada masa Pemerintahan Kabupaten Bengkalis. Saat ini, jalan ini hanya tersisa sekitar 1 meter saja, karena kiri kanan badan jalan sudah ditutupi semak-semak.
"Jalannya sudah rusak berlobang-berlobang, ditambah pula semak kiri kanannya, jadi makin sulit lewatnya. Apalagi kalau honda dengan honda bawa
Bakol (keranjang) untuk lewat sangat sulit. Terlebih lagi ketemu sama-sama honda bawa bakol," ungkap salah seorang warga setempat.
Sementara itu, Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar mengakui keluhan dari masyarakat tersebut. Dia juga mengaku jika pihaknya telah melakukan gotong-royong namun cepat semakin kembali.
"Ada juga kita gotong-royong pembersihan jalan, namun karena wilayah Desa Renak Dungun sangat luas sehingga tidak tersentuh seutuhnya," ungkapnya.
Kades Renak Dungun itu juga mengakui telah membelikan racun untuk membunuh rumput-rumput yang tumbuh di tepi jalan tersebut agar bersih.
"Sudah kami beli racun rumput tapi untuk mencari tenaga atau orang yang mengerjakan atau meracun
sangat susah dan ini memang jalan lintas tapi di kawasan ini tidak ada penduduknya," jelasnya.
Disampaikan Zulfikar pula, bahwa karena status jalan bukan kewenangan pihak desa tentunya ia berharap perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kita sangat berharap agar jalan yang rusak parah di Desa Renak Dungun ini agar dapat diperhatikan. Karena jalan ini juga merupakan sumber ekonomi masyarakat disini terutama para pedagang yang berbelanja ke ibukota Selatpanjang," harapnya. (Zulbaini)
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar