Menham Pigai: Tak Perlu Buzzer, Indonesia Buktikan Kekuatan di Panggung Dunia
JAKARTA — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan tidak membutuhkan buzzer atau pendengung untuk membuktikan kapasitas Indonesia di panggung internasional. Pernyataan itu disampaikan usai Indonesia meraih kemenangan penting dalam pemungutan suara Asia Pacific Group di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB).
“Waktu saya pidato, orang bilang Pigai mengkhayal. Tapi hari ini kita buktikan Indonesia bisa memimpin dunia,” ujarnya
Dalam proses voting yang digelar di Jenewa, Indonesia mengantongi 34 suara, unggul jauh dari Thailand yang hanya meraih 7 suara. Hasil ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk ditetapkan sebagai Presiden Dewan HAM PBB periode 2026.
Pigai menjelaskan, sebelum voting berlangsung, sempat terjadi lobi antara delegasi Indonesia dan Thailand yang diwakili Wakil Menteri HAM. Meski begitu, pihak Thailand tetap bersikeras sehingga pemilihan dilakukan secara terbuka melalui pemungutan suara.
Kendati meraih dukungan signifikan, Pigai menegaskan bahwa proses belum sepenuhnya tuntas. Ia mengajak publik untuk terus mendukung dan mendoakan agar penetapan resmi dapat berjalan sesuai harapan.
“Kita tetap berdoa agar tanggal 8 Januari 2026 Indonesia ditetapkan secara resmi sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026,” pungkasnya.
Dengan keunggulan suara signifikan ini, Indonesia disebut berada di jalur kuat untuk kembali mengukuhkan pengaruh diplomatiknya di kancah global, khususnya dalam isu-isu kemanusiaan dan hak asasi manusia.
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 082387131915
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan RiauTime.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan


Tulis Komentar